Hilang Jabatan Kapolsek dan Kanit Percut Sei Tuan, Usai Korban Penganiayaan Jadi Tersangka

Hilang Jabatan Kapolsek dan Kanit Percut Sei Tuan, Usai Korban Penganiayaan Jadi Tersangka

14 Oktober 2021 0 By Redaksi

NESIATIMES.COM – Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko resmi memecat Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Membela Karo Karo dari jabatannya pada Selasa (12/10/2021).

Pencopotan tersebut, buntut dari penanganan kasus penganiayaan dan kekerasan oleh seorang preman terhadap pedagang, di Pasar Gambir, Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono menyebut adanya penyidikan yang tidak profesional oleh Polsek Percut Sei Tuan.

“Berkaitan dengan itu, ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan. Sehingga, Kanit Reskrim dicopot,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).

Lebih lanjut Argo menyebut Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu juga tengah menjalani proses pemeriksaan.

Meski demikian, polri akan tetap melakukan pencopotan terhadapnya.

Menurut dia, tak ada toleransi bagi kepolisian yang melakukan penanganan kasus dengan cara-cara tidak profesional.

Sebelumnya terjadi penganiayaan di Pasar Gambir, Medan, pada 5 September lalu.

Seorang preman berinisial BS melakukan kekerasan dan penganiayaan terhadap seorang pedagang perempuan, berinisial LG.

Kemudian LG, melaporkan BS di Polrestabes Medan atas dugaan kekerasan berupa pemukulan, dan penganiayaan.

Sayangnya, pelaporan tersebut mangkrak, alias tak tertangani cepat.

Sementara itu, BS lalu melaporkan balik LG ke Polsek Sei Percut Tuan.

Kepolisian menangani laporan BS itu dengan sigap dan menetapkan LG sebagai tersangka, dengan tuduhan memukul BS.

Sebagai tersangka LG terjerat Pasal 170 dan pasal 351 ayat (1) KUH Pidana.

(Mel/Mel)