Ini 7 Fakta Pengemudi Fortuner Acungkan Pistol, Ternyata Sempat Mengaku ‘Anggota’ ke Orang yang Ditabrak

Ini 7 Fakta Pengemudi Fortuner Acungkan Pistol, Ternyata Sempat Mengaku ‘Anggota’ ke Orang yang Ditabrak

3 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Aksi seorang pria berinisial MFA menjadi perbincangan publik usai videonya viral di media sosial.

Pengemudi mobil Toyota Fortuner itu mengacungkan senjata kepada warga di kawasan Jakarta Timur pada Jumat (2/4/2021).

Melansir dari Tribunnews.com, berikut fakta-fakta terbaru terkait peristiwa tersebut.

1. Ditangkap polisi di parkiran mal

Pihak kepolisian telah berhasil meringkus MFA di salah satu parkiran mal di kawasan Jakarta Selatan.

Sebelumnya, polisi sempat melacak dan mendatangi kediamannya di Senayan, Jakarta Selatan namun ternyata pelaku tidak berada di tempat.

2. Polisi dalami asal pistol pelaku

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pihaknya kini sedang mendalami asal-usul senjata berjenis airsoft gun milik pelaku.

Fadil menuturkan tengah mempersiapkan sejumlah langkah agar bisa menghasilkan tata kelola dan manajemen senjata api yang baik.

3. Pekerjaan pelaku

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus membeberkan bahwa pelaku bekerja sebagai wiraswasta.

Namun, Yusri belum menjelaskan secara detail terkait hal tersebut dan mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

4. Kronologi

Menurut penuturan Yusri, peristiwa tersebut bermula ketika mobil pelaku menyenggol seorang pengendara motor hingga terjatuh.

Bukannya minta maaf, pelaku justru memarahi warga yang berupaya menghentikan laju mobilnya.

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku berteriak sambil mengacungkan pistol dari dalam mobil sembari pergi meninggalkan lokasi.

Sejumlah warga di sekitar lokasi merekam aksi pelaku dan mencatat nomor polisinya kemudian memviralkan di media sosial

5. Polisi lakukan olah TKP

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP.

Hal tersebut, kata Fahri, bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut karena memang peristiwa bermula dari kecelakaan lalu lintas.

Fahri menuturkan ada dua saksi yang menyatakan bahwa pelaku telah menerobos lampu merah.

6. Pengakuan korban

Novia, korban tabrak lari pelaku memutuskan untuk membuat laporan di Polres Metro Jakarta Timur.

Sejatinya, Novia mengaku tidak terlalu bermasalah jika pelaku langsung menepi dan meminta maaf.

Namun pelaku justru menunjukkan sikap yang tidak baik bahkan marah-marah sambil menodongkan pistol.

“Pelaku sempat ngancam dan bilang ‘lu semua gua bunuh ya, lu enggak tahu siapa gua kan, gua tuh anggota’,” terang Novia.

Namun kata Novia, saat itu pelaku tidak mengeluarkan kartu anggota tetapi langsung mengeluarkan pistol.

7. Buat laporan

Pihak Polres Metro Jakarta Timur kemudian mengarahkan Novia untuk membuat laporan di Polda Metro Jaya.

Hal itu lantaran pelaku kini sudah diamankan oleh aparat dari Polda Metro Jaya.

(Mel/Nov).