Ini Reaksi Mensos Risma soal Video Kemarahan Bupati Alor, Tegas

Ini Reaksi Mensos Risma soal Video Kemarahan Bupati Alor, Tegas

3 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Akhirnya Menteri Sosial Tri Rismaharini merespons video kemarahan Bupati Alor kepada Kementerian Sosial.

Dalam video yang viral itu, Bupati Alor Amon Djobo mengamuk lantaran DPRD Alor yang mengurus Program Keluarga Harapan (PKH).

Namun Risma menyebut saat itu DPRD Alor membantu mengurus bantuan bencana banjir bandang dan siklon tropis Seroja di NTT.

“Ta jelaskan ya, jadi sebetulnya itu bantuan bukan PKH, tapi bantuan untuk bencana,” kata Risma saat ditemui di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Viaduct, Kota Bandung, Jawa Barat, dikutip dari KOMPAS.com, Rabu (2/6/2021).

Lebih lanjut Risma menjelaskan bagaimana alur ceritanya sehingga DPRD Alor yang menyalurkan bantuan itu.

Risma bercerita, pada saat pihaknya mengirimkan bantuan tersebut, dia sama sekali tidak bisa menghubungi staf Kemensos maupun pihak Pemerintah Kabupaten Alor.

Karena kebutuhan yang mendesak bagi para korban, Risma ingin bantuan tersebut cepat sampai di NTT.

Sehingga saat itu ia memilih mengirim bantuan melalui Surabaya karena angkutannya gratis.

Sayangnya, ketika sampai bantuan itu tidak bisa masuk ke pulau Alor.

Lalu, Risma kembali mencoba menghubungi kepala dinas hingga staf kemensos namun jaringan terputus.

Selain jaringan terputus, menurut Risma, kendaraan pengangkut bantuan untuk bencana di NTT juga terhambat di pelabuhan karena kondisi cuaca yang buruk.

Dalam kondisi putus asa itu, Ketua DPRD Kabupaten Alor Enny Anggrek datang menawarkan pertolongan. 

“Saat itu kemudian adalah Ketua DPRD (Alor) menyampaikan kami butuh bantuan, tapi tidak bisa (masuk). Beliau (Ketua DPRD) menawarkan, ‘Bu, itu ada paket dari Dolog yang ibu bisa ganti’,” kata Risma.

Sehingga tanpa pikir panjang, Risma menyetujui tawaran tersebut agar masyarakat dapat cepat menerima bantuan.

Sebelumnya, viral video Bupati Alor Amon Djobo memarahi staf Kemensos.

Keterlibatan DPRD Alor dalam mengurus Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan pemicu kemarahannya.

Dalam video berdurasi 3 menit 9 detik itu, Amon menyampaikan bahwa pihak Kemensos tidak menghargai Pemkab Alor dengan melibatkan DPRD dalam mengurus bantuan itu.

(Mel/Ana)