Jadi Sasaran Utama Sate Sianida, Aiptu Tomy Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosoknya

Jadi Sasaran Utama Sate Sianida, Aiptu Tomy Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosoknya

4 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM Dalam kasus pengiriman sate sianida oleh Nani Aprilia, seorang polisi bernama Aiptu Tomy merupakan target utamanya.

Sayangnya, sate beracun itu malah salah sasaran dan membunuh anak driver ojol yang mengantarkan sate tersebut.

Jadi begini ceritanya, saat itu Nani ingin memberikan sate sianida kepada Tomy atas saran dari seorang pria berinisial R.

Kemudian Nani menggunakan jasa ojek online namun tidak melalui aplikasi dengan niat agar tidak terungkap identitasnya.

Kepada Bandiman, sang sopir, Nani mengatakan bahwa pengirim atas nama Hamid dari Pakualaman.

Bandiman pun menyanggupi permintaan tersebut dan mendapat bayaran sebesar Rp30.000 padahal tarif yang ia berikan sebesar Rp25.000.

Namun saat sampai di rumah Tomy, ternyata ia sedang bertugas di luar kota.

Lantaran tidak mengenal siapa Hamid, kemudian Tomy memberikan sate itu kepada Bandiman.

Lalu Bandiman membawa sate beracun itu dan memakannya bersama keluarga saat berbuka puasa.

Nahasnya, Naba (8) yang baru pulang dari masjid langsung keracunan sesudah memakan sate tersebut dan akhirnya meninggal.

Lalu siapa sebenarnya sosok Aiptu Tomy yang menjadi sasaran Nani? 

  1. Penyidik senior Satreskrim Polresta Yogyakarta

Terungkap bahwa Tomy adalah anggota Kepolisian di bagian Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta.

Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja menyebut bahwa Tomy berpangkat Aiptu dan kini masih berstatus sebagai penyidik senior di Satreskrim Polresta Yogyakarta

“Betul, yang bersangkutan adalah penyidik senior di Reskrim Polresta Yogyakarta, pangkatnya Aiptu,” jelasnya dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (4/5/2021).

  1. Sosok yang Ramah.

Tomy terkenal sebagai sosok yang ramah di  jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta.

Bahkan, kasus sate beracun ini membuat Timbul cukup terkejut.

AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono, Sabtu (1/5/2021) menyebut bahwa sate tersebut positif mengandung sianida.

Hal itu sesuai dengan Hasil Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DI Yogyakarta.

menyebutkan bumbu sate dicampur dengan racun potasium sianida.

  1. Tangani ratusan kasus kriminal

Kata Timbul, Tomy sudah pernah menangani ratusan kasus kriminal.

Namun Timbul belum dapat merinci kasus kriminal paling krusial yang pernah Tomy tangani.

  1. Dapat penghargaan

Tomy sendiri pernah mendapatkan penghargaan dari Polda DIY pada 2017 silam sebagai penyidik terbaik.

Kemudian Timbul membenarkan informasi tersebut dan menegaskan bahwa Tomy sebagai penyidik senior memang memiliki kinerja yang baik.

Akan tetapi lagi-lagi, Timbul belum dapat merinci sudah berapa lama T bertugas sebagai penyidik di Satreskrim Polresta Yogyakarta.

(Mel/Ana)