Jenazah Covid-19 Direbut Paksa, Petugas Didorong, Peti Mati Dibongkar, Ya Ampun

Jenazah Covid-19 Direbut Paksa, Petugas Didorong, Peti Mati Dibongkar, Ya Ampun

4 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Sebuah video yang menampakkan aksi sejumlah warga mengusir Satgas Covid-19 viral di media sosial.

Beberapa warga terlihat menolak proses pemakaman dengan prosedur penanganan jenazah Covid-19.

Kekinian, diketahui bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/6/2021) lalu di Desa Singa, Herlang, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Ketua Tim Pemakaman Covid-19 Bulukumba Muh Suparto membeberkan kronologi peristiwa tersebut.

Suparto mengatakan bahwa saat mobil ambulans tiba, ia telah memerintahkan petugas untuk langsung membawa peti jenazah ke pemakaman.

Akan tetapi, sejumlah warga tiba-tiba datang merebut paksa peti jenazah kemudian membawanya masuk ke dalam rumah duka.

Sementara Petugas Pengubur Jenazah Covid-19, Publik Safety Center (PSC) Bulukumba, Muh Sahrul mengatakan warga juga mengusirnya.

“Kami diusir dan beberapa petugas didorong, peti mati dibongkar secara paksa, lalu kami disuruh pulang,” bebernya, Kamis (1/7/2021), seperti dikutip dari Tribun-Timur.com.

Sahrul mengaku saat itu rombongan petugas yang mendapat perlakuan tak menyenangkan pun tidak bisa berbuat apa-apa.

Petugas akhirnya memutuskan untuk menyerahkan sepenuhnya jenazah Covid-19 tersebut kepada pihak keluarga.

Kadinkes Bulukumba Wahyuni, turut buka suara dan menyayangkan aksi keluarga jenazah pasien positif Covid-19 tersebut.

Pasalnya, pihak keluarga awalnya telah menyetujui pelaksanaan proses pemakaman dengan prosedur penanganan jenazah Covid-19.

Berdasarkan informasi yang beredar sebelumnya, jenazah Covid-19 tersebut merupakan Haidir, seorang Kepala Sekolah di Batuasang Herlang Bulukumba.

Dokter mengatakan bahwa Haidir mengalami pecah pembuluh darah di otak dan hasil swab menunjukkan positif Covid-19.

(Mel/Nov).