Joko Santoso Meninggal usai Divaksin COVID-19, Sempat Demam dan Batuk

Joko Santoso Meninggal usai Divaksin COVID-19, Sempat Demam dan Batuk

25 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang warga Kunciran Jaya, Pinang, Tangerang bernama Joko Santoso meninggal dunia usai menerima suntik vaksin Covid-19.

Joko awalnya mendapat undangan vaksinasi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang namun batal kemudian memilih vaksinasi di Puskesmas Kunciran Baru.

Sang istri, Putri Rahmawati (31) menjelaskan suaminya itu sempat mengalami demam tinggi dan batuk setelah menjalani vaksinasi pada Selasa (15/6/2021).

Kala itu, jelas Putri, tensi darah suaminya 160 kemudian dia menyerahkan kepada petugas kesehatan untuk mengizinkan vaksin atau tidak.

“Akhirnya di situ disuntik, (setelah vaksin) suami saya demam tinggi sampai 37-an, pokoknya tinggi, jadi habis itu batuk terus nggak berhenti-berhenti,” ungkapnya, seperti dikutip dari suarabanten.id pada Jumat (25/6/2021).

Kemudian, Putri lantas membawa Joko berobat ke puskesmas terdekat namun sempat mengalami penolakan dengan alasan penuh.

Putri menjelaskan saat itu pihak puskesmas menyarankan agar Joko menjalani perawatan di rumah saja.

Hingga pada Rabu (23/6/2021), Joko menghembuskan nafas terakhir di kediamannya sekitar pukul 16.00 WIB.

Putri mengatakan, selama delapan hari itu suaminya terus batuk-batuk dan demam namun sempat membaik hingga akhirnya lemas kembali.

“Selama 8 hari itu almarhum batuk-batuk, terus demam. (Sebenarnya) sempat enakkan lah. (Tapi mulai) lemesnya tadi. Terus meninggal dunia tadi (23/6) jam 4 sore,” katanya.

Ibu dua anak itu berharap ada pertanggungjawaban dari Pemerintah Kota Tangerang karena ia yakin suaminya meninggal dunia karena vaksin.

Sebab, terang Putri, batuk dan demam suaminya itu tidak pernah ada dan baru muncul setelah menjalani vaksinasi.

(Mel/Nov).