Minta ke Hakim untuk Dibebaskan, Juliari Batubara Sampaikan Alasan-alasan Mengejutkan

Minta ke Hakim untuk Dibebaskan, Juliari Batubara Sampaikan Alasan-alasan Mengejutkan

10 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Juliari Batubara menjalani sidang pleidoi atau pembacaan nota pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (9/8/2021).

Dalam sidang kasus dugaan suap bansos Covid-19 itu, Juliari memohon agar majelis hakim menjatuhkan vonis bebas kepadanya.

Dia memohon kepada majelis hakim untuk mengakhiri penderitaan keluarganya dengan memberikan vonis bebas dari semua dakwaan.

“Permohonan saya, permohonan istri saya, permohonan kedua anak saya yang masih kecil-kecil,” ungkapnya, Senin, seperti dikutip dari Antara.

“Serta permohonan keluarga besar saya kepada majelis hakim Yang Mulia, akhirilah penderitaan kami ini dengan membebaskan saya dari segala dakwaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial itu juga menyatakan bahwa putusan majelis hakim akan berdampak besar terhadap keluarganya.

Terutama, jelasnya, bagi anak-anaknya yang masih berusia di bawah umur dan sangat membutuhkan perannya sebagai ayah.

Juliari mengaku bahwa keluarganya banyak dipermalukan bahkan dihujat untuk sesuatu yang tidak mereka tidak mengerti.

Menurut Juliari, badai kebencian dan hujatan terhadap keluarganya akan berakhir tergantung dengan putusan majelis hakim.

Selain itu, Juliari juga mengaku menyesal telah membuat banyak pihak kesusahan akibat kasus yang menjeratnya tersebut.

Sebagai anak yang besar di keluarga yang menjunjung integritas dan kehormatan, kata Juliari, dia sama sekali tidak berniat melakukan korupsi.

Kemudian, Juliari turut menyinggung keluarganya yang sejak dulu aktif dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan menengah.

Juliari menyebut bahwa keluarganya merupakan salah satu pendiri yayasan pendidikan menengah yang sudah berusia puluhan tahun dan menghasilkan ribuan alumni di Jakarta.

Dia mengaku pernah menjabat sebagai ketua yayasan yang sebagian besar siswanya berasal dari status ekonomi menengah ke bawah itu selama lima tahun.

Menurutnya, latar belakang tersebutlah yang membuatnya dengan penuh kesadaran menyerahkan diri ke KPK dan bersikap kooperatif.

(Mel/Nov).