Kasus Wanita Hina Al-Qur’an-Bakar Merah Putih Dihentikan, Ini Penjelasan Polisi

Kasus Wanita Hina Al-Qur’an-Bakar Merah Putih Dihentikan, Ini Penjelasan Polisi

2 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Belum lama ini kembali viral video seorang wanita menghina Al-Qur’an hingga membakar bendera merah putih. 

Dalam video itu terlihat wanita yang menggunakan penutup kepala berwarna putih menghina Al-Qur’an dengan kata-kata yang sangat tidak pantas.

Tak hanya itu, dalam video lain dengan orang yang sama, wanita itu membakar bendera Merah Putih.

Ia sempat menyebut bahwa tidak menerima jika ada yang menyebut masyarakat Papua sebagai teroris.

Dia menuding teroris yang sebenarnya adalah para mafia hukum.

Usut punya usut ternyata video unggahan akun Facebook bernama Ani itu sudah polisi tangani dan  beredar sejak 2020.

“Terkait video viral ini setelah dilakukan penyelidikan oleh Subdit I Pidum, ternyata adalah video tahun 2020 yang terjadi di wilayah hukum Polres Karawang dan sempat ditangani polres,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono melalui pesan singkat, Kamis (1/7/2021).

Rusdi pun kemudian mengungkap alasan polisi menutup kasus tersebut.

Ia menyebut, pasalnya wanita yang ada di dalam video itu mengalami gangguan jiwa.

Menurut Rusdi, hal tersebut sesuai dengan Pasal 44 KUHP. Berikut isi dari Pasal 44 KUHP ayat (1):

Barang siapa melakukan perbuatan yang tidak dapat dipertanggungkan kepadanya karena jiwanya cacat dalam pertumbuhan atau terganggu karena penyakit, tidak dipidana.

“Kasus dihentikan penyidikannya karena hasil observasi psikiatri terhadap pelaku diklasifikasikan mengidap penyakit kejiwaan (Pasal 44 KUHP),” kata Rusdi.

(Leo/Ana)