Letnan TNI Ismail dan 2 Calon Prajurit Tewas Secara Tragis, Turut Berduka Cita

Letnan TNI Ismail dan 2 Calon Prajurit Tewas Secara Tragis, Turut Berduka Cita

6 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Tragedi tumbangnya pohon di pusat pelatihan berganda Secata Rindam XIV/Hasanuddin setidaknya menewaskan 3 orang.

Peristiwa mengerikan itu terjadi tepatnya di pusat latihan berganda Sekolah Calon Taruna Resimen Induk Komando Daerah Militer (Secata Rindam) XIV/Hasanuddin, Desa Gallarapa, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Jumat (2/4/2021).

Mengutip dari VIVA.co.id, Selasa (6/4/2021), ketiga korban yang tewas adalah Komandan Pleton (Danton) 1 Kompi E Secata Rindam XIV/Hasanuddin, Letnan Dua (Letda) Inf Ismail. 

Kemudian, dua lainnya adalah siswa Secata yakni Hemri Hartono dan Theofilus Mesalahngi.

Jadi begini kronologinya, sekitar pukul 03.05 Waktu Indonesia Tengah (WITA), Ismail, Hemri, dan Theofilus, tengah beristirahat di sebuah bivak yang terbuat dari jas hujan (ponco).

Pada saat itu, kondisi sedang hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah tersebut.

Siapa sangka, tiba-tiba sebuah pohon besar roboh dan menimpa bivak tempat mereka beristirahat.

Kemudian, Komandan Komando Distrik Militer Dandim 1428/Mamasa, Letkol Inf Stevi Palapa, membenarkan peristiwa tersebut.

Stevi juga menyebut bahwa Ismail dan dua calon prajurit TNI binaannya itu memang benar tengah beristirahat di dalam bivak. 

Ketiganya beristirahat setelah menjalani latihan hampir semalaman.

Lebih lanjut Stevi menjelaskan, sebenarnya ketiga korban sudah hendak pulang.

Namun karena kondisi hujan dan angin kencang, ketiganya terpaksa harus berteduh di bawah sebatang pohon besar yang akhirnya tumbang.

Kemudian jasad ketiganya dievakuasi dari tempat kecelakaan dan dibawa lebih dulu ke Poli Kesehatan (Polkes) Secata Rindam XIV/Hasanuddin.

Setelah itu, ketiga jenazah langsung menuju ke Rumah Sakit Pelamonia, Makassar.

(Mel/Ana)