Mahfud MD Tiba-tiba Marah Besar: Harus Ada Tindakan Tegas secara Hukum, Itu Sangat Biadab, dan Brutal

Mahfud MD Tiba-tiba Marah Besar: Harus Ada Tindakan Tegas secara Hukum, Itu Sangat Biadab, dan Brutal

22 November 2022 0 By Redaksi

NESIATIMES.COM – Video rombongan pelajar menendang seorang nenek di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial Twitter.

Video itu memperlihatkan para pelajar yang mengendarai empat sepeda motor berhenti di pinggir jalan.

Sedangkan, perekam video ada di motor lainnya dalam rombongan itu.

Salah satu motor yang ditumpangi dua remaja berseragam sekolah berhenti di depan nenek-nenek.

Remaja itu terlihat berbicara kepada nenek dari atas motor dan tiba-tiba pelajar dari motor yang berhenti di depannya berlari ke arah nenek dan menendang sang nenek.

Nenek itu langsung terjungkal dan kemudian para pelaku berlari ke arah motor meninggalkan nenek tersebut sambil tertawa.

Menanggapi video tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk turun tangan.

Dia meminta agar rombongan pelajar penendang nenek itu mendapat hukuman yang tegas.

“Harus ada tindakan tegas secara hukum. Anak-anak itu sangat biadab, masa nenek renta begitu diejek dan ditendang secara brutal. Untuk anak yang belum dewasa secara pidana ancaman hukumannya adalah 1/2 dari ancaman hukuman normal,” ujar Mahfud, Senin (21/11/2022) dikutip dari detiknews.

Kepolisian pun bergerak cepat dan berhasil mengamankan para pelaku yang teridentifikasi berasal dari Tapanuli Selatan. 

Pasalnya, di dalam video yang viral itu tertulis pelaku mengendarai sepeda motor ‘Pelat T’.

Di sisi lain, Mahfud mengapresiasi pihak kepolisian yang sigap bertindak begitu peristiwa itu viral di media sosial.

Kemudian Polres Tapanuli Selatan juga sudah menindaklanjuti perilaku dari anak-anak tersebut.

Namun, karena masih di bawah umur, sembilan pelajar tersebut dikembalikan ke orang tua masing-masing.

“Anak-anak itu sudah diamankan oleh Polres dan dalam pemeriksaan. Orang tua dari anak-anak itu meminta maaf atas perilaku anak-anaknya,” jelas Kabid Humas Polda Sumut Hadi Wahyudi dalam sebuah pernyataan, dikutip Selasa (22/11).

Sementara itu, Polres tengah meminta rumah sakit setempat untuk memeriksa kondisi nenek yang menjadi korban.

Wahyudi juga menyebut pihaknya juga mencari keluarga sang nenek untuk memastikan benarkah ia adalah seorang ODGJ.

Yuk! baca artikel menarik lainnya dari NESIATIMES.COM di GOOGLE NEWS

(Efr/Mel)