Majelis Hakim Tolak Gugatan AHY, Alasannya Tak Disangka

Majelis Hakim Tolak Gugatan AHY, Alasannya Tak Disangka

14 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan untuk menolak gugatan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Gugatan tersebut terkait aktivitas penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat oleh 12 kader termasuk Jhoni Allen, Marzuki Alie, serta Darmizal.

Ketua Majelis Hakim Syaifudin Zuhri membacakan putusan dalam perkara Nomor 236/Pdt.G/2021/PN.JKT.PST pada Kamis (12/8/2021).

Terkait hal tersebut, juru bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rachmad mengungkapkan alasan penolakan.

Menurutnya, majelis hakim menolak gugatan tersebut karena pihak AHY tidak beritikad baik.

“Mereka sebagai penggugat tidak beritikad baik lantaran tidak pernah menghadiri sidang mediasi,” bebernya, Jumat (13/8/2021).

Lebih lanjut, Rachmad juga menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi putusan majelis hakim tersebut.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa tudingan AHY soal KLB di Deli Serdang itu tidak terbukti dan mengada-ada.

Rachmad juga menyebut agar AHY tidak perlu panik dan asal tuduh karena pengadilan merupakan muara tempat menyelesaikan persoalan hukum.

Kemudian, Rachmad juga mengajak agar sama-sama menghargai putusan tersebut lalu bersiap menghadapi ronde kedua di PTUN.

Pasalnya, lanjut Rachmad, putusan tersebut akan menjadi kunci kemenangan gugatan keabsahan KLB Deli Serdang di PTUN, Jakarta Timur.

Di sisi lain, Rachmad juga meminta semua pihak buka mata terkait pengelolaan Partai Demokrat yang menurutnya bermasalah dan menabrak konstitusi.

Dia menyebut, di bawah kepemimpinan AHY, AD/ART tahun 2020 dibuat tanpa persetujuan anggota di forum kongres.

Bahkan, Rachmad menilai “siluman” karena mencantumkan nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pendiri Partai Demokrat.

Selain itu, Rachmad menyatakan AD/ART tersebut juga menjadikan SBY bersama anak-anaknya menjadi penguasa tunggal Partai Demokrat.

(Mel/Nov).