Mengharukan, Tim SAR Temukan Jenazah Ibu-Anak Korban Waduk Kedung Ombo Saling Berpelukan

Mengharukan, Tim SAR Temukan Jenazah Ibu-Anak Korban Waduk Kedung Ombo Saling Berpelukan

17 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Penemuan tiga korban pertama terbaliknya perahu wisata di Waduk Kedung Ombo, Boyolali, Jawa Tengah sungguh mengharukan.

Dari korban yang Tim SAR Gabungan temukan, ada dua korban yang merupakan ibu dan anak. 

Ibu dan anak itu ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi saling berpelukan.

Kronologi Penemuan

Salah seorang sukarelawan, Murjianto, menceritakan proses penemuan dan evakuasi korban pada Sabtu 15 Mei 2021 itu.

Kala itu, ia menggunakan perahu dayung bersama beberapa sukarelawan lain di desanya.

Sedangkan sukarelawan lain dari unsur instansi menggunakan perahu motor atau perahu karet.

“Sebagai warga sini, kami ikut mencari korban. Kami berbeda perahu dengan tim sukarelawan lainnya yang pakai perahu motor atau perahu karet. Kami pakai perahu dayung,” ujar Murjianto yang rumahnya hanya beberapa meter dari tepi waduk sebagaimana dikutip dari okenews.

Masih menggunakan cara tradisional, jelas Murjianto, pencarian itu menggunakan teknik menurunkan jangkar bertali hingga ke dasar waduk yang berkedalaman sekitar 20 meter.

Setelah jangkar mencapai dasar waduk, kemudian tim aka menarik tali ke permukaan perlahan-lahan dengan harapan mata jangkar akan tersangkut pada pakaian atau badan korban di dalam air.

Sukarelawan asal Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali itu menambahkan pada penyelamatan saat itu tim harus melakukan teknik itu berkali-kali.

Sebelum berhasil menarik korban, jangkar terlebih dahulu tersangkut pada jaket yang sudah terlepas dari badan korban. 

Hingga akhirnya jangkar tersangkut pada benda yang kemungkinan besar adalah tubuh salah seorang korban.

“Setelah kami angkat, ternyata [jenazah] ibu-ibu. Dan dia sedang memeluk anak kecil. Anak itu juga memeluk ibunya. Ada satu anak lainnya lagi di dekat ibu dan anak yang berpelukan itu, tetapi terpisah. Jadi ada tiga,” kisahnya.

Setelahnya, tim sukarelawan instansi di perahu lain yang membawa kantong jenazah langsung mengevakuasi korban ke tepi laut.

Sedangkan sukarelawan lain di darat sudah siap menerima dan memindahkannya ke ambulans yang siap membawanya ke Rumah Sakit Waras Wiris Andong, Boyolali.

Dari 20 korban penumpang perahu yang tenggelam tersebut, 11 orang berhasil selamat.

Usai penemuan tiga korban pertama yang meninggal dunia, Tim SAR mulai menemukan korban-korban lain hingga totalnya menjadi 6 orang.

Dengan demikian masih ada tiga korban yang masih hilang hingga saat berita ini terbit.

(Mel/Mel)