Mudik Lebaran 2021, Kendaraan Masuk Jateng Harus Kantongi Izin Gubernur

Mudik Lebaran 2021, Kendaraan Masuk Jateng Harus Kantongi Izin Gubernur

7 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mengambil langkah tegas sehubungan dengan mudik Lebaran nanti.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafrudin pada Senin (5/4/2021) menyatakan tidak akan ada izin bagi kendaraan dari luar Jateng untuk memasuki wilayah Jawa Tengah saat mudik Lebaran nanti.

Untuk implementasi larangan itu, rencananya, Ditlantas Polda Jateng akan lakukan penyekatan di perbatasan provinsi saat libur lebaran.

Pihak berwajib akan melakukan penyekatan tersebut di jalur arteri maupun jalur tol pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

“Jadi nanti modelnya kayak di Jakarta saat ada pembatasan yang akan masuk ke Jakarta harus izin kepada gubernur. Nanti akan kami sounding ke gubernur,” kata Rudy sebagaimana dikutip dari SINDONEWS.com.

Rudy mengatakan, penyekatan hanya berlaku antarprovinsi.

Yang artinya, masyarakat Jawa Tengah masih boleh melakukan perjalanan mudik antarkota dan kabupaten, misalkan saja dari Semarang menuju Blora.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan, kemungkinan masyarakat akan melakukan mudik sebelum libur lebaran karena adanya penyekatan ini.

Terbukti, pada libur panjang Paskah terjadi peningkatan arus lalu lintas Tol Kalikangkung, dan Tol Banyumanik.

Pada data rekapitulasi tol Kalikangkung tercatat terjadi peningkatan kendaraan dari arah Jakarta 66,6 persen.

Jumlah terbanyak kendaraan yang masuk terjadi pada Minggu (4/4/2021) hingga Senin (5/4/2021) mencapai 31.809 kendaraan.

Sedangkan untuk kendaraan ke arah Jakarta terjadi penurunan 12,2 persen.

Kemudian, di tol Banyumanik terjadi peningkatan di pintu keluar sebanyak 49,72 persen.

Jumlah kendaraan terbanyak terjadi pada Minggu (4/4/2021) hingga Senin (5/4/2021) yaitu 43.744 kendaran.

Namun, arah sebaliknya malah terjadi penurunan 2,07 persen.

(Mel/Ana)