Natalius Pigai Resmi Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Rasis ke Ganjar-Jokowi!

Natalius Pigai Resmi Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Rasis ke Ganjar-Jokowi!

5 Oktober 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa) resmi melaporkan eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai ke Bareskrim Polri karena cuitannya.

Ketua Umum BaraNusa Adi Kurniawan menyatakan pihaknya telah selesai membuat laporan polisi pada Senin (4/10/2021).

Laporan polisi (LP) tersebut teregister dalam LP/B/0601/X/2021/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Kemudian, Adi menjelaskan bahwa laporan tersebut terkait dengan dugaan rasisme terhadap Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Alasan kita sudah jelas, Natalius Pigai itu sudah sering terpeleset dan rasis, apalagi sekarang lebih tajam lagi, melakukan fitnah keji terhadap Presiden Jokowi, hal itu menurut kita sudah tidak bisa lagi dibiarkan,” ujarnya, Senin.

Dalam laporannya, BaraNusa menduga Natalius Pigai melakukan tindak pidana penghinaan/ujaran kebencian/hate speech (melalui media elektronik) dan/atau kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Hal tersebut termuat dalam Pasal 45 A Ayat 2 Jo Pasal 28 Ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 6 Jo Pasal 4 Huruf (b) Ayat 1 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 KUHP.

Sementara terlapor dalam laporan tersebut ialah pemilik akun atau pengelola akun Twitter atas nama @NataliusPigai2.

Sebelumnya, tudingan tersebut bermula dari cuitan Natalius yang dinilai rasis terhadap Jokowi dan Ganjar Pranowo.

“Jgn percaya org Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mrk merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak2 harga diri bangsa Papua dgn kata2 rendahan Rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Sy Penentang Ketidakadilan),” cuitnya.

Kemudian, Natalius lantas membantah telah melakukan tindakan rasisme dan menjelaskan bahwa frasa tersebut merupakan aksioma.

(Mel/Rah).