Ngeri, Desa di Banyumas Diteror Milyaran Semut Sejak 3 Tahun

Ngeri, Desa di Banyumas Diteror Milyaran Semut Sejak 3 Tahun

16 November 2020 Off By MISIATI

NESIATIMES.COM – Teror semut terjadi di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Banyumas.

Semut-semut yang meneror warga itu jumlahnya sangat banyak, berbentuk kecil dan berwarna cokelat kemerahan.

Mereka menyerbu pohon hingga rumah warga dan meresahkan karena terus muncul dan menggigit.

“Ini sudah miliaran ini semutnya, bukan ribuan apa jutaan lagi. Berawal dari tempat gergaji kayu, saya lihat dulu baris-barisnya nyeberangnya itu ke arah utara terus, tapi waktu itu saya tidak kepikiran mau sampai sebanyak ini,” kata warga RT 3/RW 3 Desa Pageraji, Munjiat (50) Minggu (15/11/2020), dikutip dari detikcom.

Kemunculan semut-semut ini diperkiran sudah sejak 2017 lalu, dari tempat gergaji kayu dan diduga terbawa kayu dari luar wilayah Banyumas.

Munjiat menerangkan semut-semut itu juga agresif dan menggigit. Semut ini biasa keluar saat musim penghujan dan aktif saat malam hari.

“Mengganggunya itu ngigit sama di mata pedih, semutnya juga agresif, misalnya kita ganggu justru nyerang. Semutnya kalau musim kemarau itu lagi dingin jarang. Tapi kalau musim musim kayak gini, musim hujan keluar, terutama malam hari bisa lebih 10 sampai 20 kali lipat dari siang,” ujarnya.

Warga telah berupaya menyemprot sabun, bahan kimia untuk tanaman, hingga cairan pengusir nyamuk secara mandiri, namun hal itu tidak memberikan efek yang signifikan terhadap semut-semut itu.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas bersama pihak kepolisian telah melakukan penyemprotan pestisida hingga Water Cannon ke rumah-rumah warga yang terdampak.

(MEL/MIS)