Novel Baswedan Terancam Dipecat, Ini Daftar Kasus Kelas Kakap yang Pernah Dibongkar

Novel Baswedan Terancam Dipecat, Ini Daftar Kasus Kelas Kakap yang Pernah Dibongkar

5 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Baru-baru ini mencuat kabar terkait pemecatan pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan.

Salah satu dari pegawai tersebut, muncul nama penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Melansir dari berbagai sumber pada Rabu (5/5/2021), Novel sebagai penyidik senior di KPK sejatinya memiliki segudang prestasi.

Novel kerap membongkar kasus kelas kakap seperti korupsi wisma atlet saat SEA Games Palembang tahun 2011 yang merugikan negara hingga Rp25 miliar.

Kasus tersebut juga menyeret nama-nama besar seperti Muhammad Nazaruddin, Anas Urbaningrum, Andi Malarangeng, serta Angelina Sondakh dan Wayan Koster.

Kemudian, Novel juga terlibat dalam pengungkapan kasus korupsi simulator SIM pada tahun 2012.

Ia bertugas sebagai ketua satgas penyidik yang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Kakorlantas Irjen Djoko Susilo.

Negara merugi Rp121 miliar dan Djoko Susilo yang terbukti korupsi Rp32 miliar menerima vonis 18 tahun penjara.

Kemudian kasus suap hakim MK, Akil Mochtar, yang terbukti menerima suap sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas (Rp3 miliar) dan Lebak (Rp1 miliar).

Lalu Pilkada Kalimantan Tengah (Rp3 miliar), Empat Lawang (Rp10 miliar dan 500 ribu dolar AS), serta Kota Palembang (sekitar Rp3 miliar).

Akibat perbuatannya itu, Akil menerima vonis seumur hidup dan sempat mengajukan kasasi namun MA menolaknya.

Tak kalah besar, Novel juga turut mengungkap kasus korupsi E-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun pada tahun 2017.

Dalam kasus tersebut, Ketua DPR RI Setya Novanto terbukti melakukan korupsi senilai 7,3 juta dolar AS dan mendapat vonis 15 tahun penjara.

Sementara itu, Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mengendus aroma penyingkiran Novel sejak revisi UU KPK.

Salah satu poinnya kala itu ialah mewajibkan penyidik sehat jasmani dan rohani sementara penglihatan Novel kini sedikit terganggu usai insiden penyerangan air keras.

Adnan mengatakan betapa menakutkannya sosok Novel sehingga ada upaya memasukkan pasal tersebut ke dalam undang-undang.

(Mel/Nov).