Oknum Dosen Unej Cabuli Keponakan Sendiri, Korban Masih Anak di Bawah Umur, Yaampun

Oknum Dosen Unej Cabuli Keponakan Sendiri, Korban Masih Anak di Bawah Umur, Yaampun

8 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Sungguh bejat aksi pelecehan seksual oleh oknum dosen Universitas Jember (Unej) terhadap keponakannya sendiri yang masih di bawah umur.

Korban sendiri tinggal di rumah pamannya itu sejak Juni 2019, namun pelecehan seksual tersebut terjadi sebanyak dua kali dan terakhir terjadi pada 26 Maret 2021.

Kini, penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember, Jawa Timur, masih menyelidiki kasus pelecehan tersebut.

“Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh oknum dosen saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Kanit PPA Polres Jember Iptu Diyah Vitasari di Mapolres setempat, Rabu (7/4/2021).

PPA menjelaskan, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi.

Selain itu penyidik juga sudah memegang hasil visum dari RSD dr Soebandi Jember, dan akan mendalami lebih lanjut.

Karena minimal dua alat bukti sudah memenuhi, sehingga dalam waktu dekat akan ada gelar perkara untuk kasus tersebut

Ia menjelaskan penyidik PPA akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor untuk penyusunan berita acara pemeriksaan (BAP) kasus pencabulan anak di bawah umur.

Sementara kuasa hukum korban dari LBH Jentera Perempuan Indonesia, Yamini, menjelaskan, korban adalah anak-anak karena masih berusia 16 tahun.

Sehingga pihaknya berharap penyidik kepolisian untuk menerapkan UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pusat Studi Gender (PSG) Unej karena pelaku adalah dosen di kampus setempat.

Sekadar informasi, Yamini mengatakan kasus pengaduan kekerasan seksual kepada LBH Jentera pada tahun 2020 sebanyak 24 kasus dan periode Januari hingga Maret 2021 tercatat lima kasus.

Mirisnya, sebagian besar kasus tidak dapat mendapat proses hukum karena regulasi belum berpihak pada korban.

(Mel/Ana)