Waduh! Oknum PNS Punya 7 Istri dan 1 Pacar, Terbongkar Gegara Ini

Waduh! Oknum PNS Punya 7 Istri dan 1 Pacar, Terbongkar Gegara Ini

1 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – SZ (52) seorang Pegawai Tata Usaha di Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki 7 orang istri.

Hal ini terungkap setelah istri keenamnya melaporkan prilaku suaminya yang telah menikah lagi kepada pimpinannya.

Di antara 7 istrinya itu, tiga sudah memiliki akta nikah, sedangkan empat istri lainnya dia nikahi secara sirih.

Bikin makin geleng-geleng kepala, meski sudah memiliki 7 istri SZ bahkan masih memiliki seorang kekasih atau pacar yang belum dia nikahi.

Belakangan terungkap bahwa SZ tinggal satu rumah dengan kekasihnya itu yang berinisial HM (40).

Koalisi Perlindungan Perempuan dan Anak NTB kini tengah memberikan pendampingan dan advokasi istri keenam SZ dengan melaporkan SZ ke Kejaksaan Tinggi NTB dan Kejaksaan Negeri Praya.

Kisah Pernikahan SZ

Yan Mangandar Putra, Aktivis Koalisi Perlindungan Perempuan dan Anak menyebut bahwa SZ menikah untuk pertamakali pada tahun 1990 dan dari pernikahannya itu lahir empat orang anak.

Lalu dia menikahi W, pada saat itu juga dia menikahi tiga istri lainnya yakni BC, PZ dan PL secara siri.

BC dan PZ dia nikahi pada hari yang sama, BC pagi hari dan PZ pada malam hari.

Pernikahan dengan BC tidak membuahkan anak, sedangkan dengan PZ dia memiliki dua anak.

Akan tetapi, belum lama dari pernikahan mereka, SZ menceraikan PZ.

Pada tahun 2004, SZ menceraikan istri pertamanuya secara agama namun tidak melalui proses cerai di Pengadilan Agama.

Padahal seharusnya, istri pertama dan anak-anaknya memilki hak pembagian gaji.

Nasib yang sama harus PL (istri keempat) terima, SZ menceraikannya secara sepihak padahal pernikahan mereka belum lama berlangsung dan memiliki satu buah hati.

Kepada istri kelimanya, BA, SZ mengaku sudah bercerai dengan semua istrinya dan pernikahan mereka dikaruniai dua anak.

Kejadian yang sama terulang kembali, SZ menceraikan istri kelimanya itu.

Kini BA harus bekerja di Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan sang buah hati.

Lagi dan lagi, SZ kembali menikah dengan seorang wanita mualaf yang kemudian tinggal di rumah dinasnya bersama istri pertama.

Namun pada Maret 2021, melalui bibi sang istri, SZ menceraikan GA.

Meski tinggal dan berpacaran dengan HM yang merupakan calon isitri ke tujuh, SZ justru menikah dengan perempuan lain, berinisial WD, asal Lombok Tengah.

“Pernikahan dengan istri ketujuh secara sah di KUA, sementara istri pertama statusnya belum cerai,” kata Yan Mangandar Putra, dikutip dari suarabali.id.

Tanggapan Kepala Seksi

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTB, Dedi Irawan membenarkan adanya laporan itu.

Dia menyebut laporan masih dalam proses klarifikasi dan sanksi menanti jika terbukti SZ menikah tanpa prosedur yang berlaku.

Karena yang bersangkutan merupakan seorang PNS atau ASN yang bekerja di Kejaksaan, kata Dedi, sehingga sanksi menyesuaikan dengan peraturan aparatur sipil negara (ASN).

(Leo/Leo)