Panas! Arteria Dahlan ke Fadli Zon: Anda Waras Tidak?

Panas! Arteria Dahlan ke Fadli Zon: Anda Waras Tidak?

15 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Terbakarnya Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Tangerang yang menyebabkan 48 napi meninggal dunia menjadi tragedi.

Menyusul tragedi itu, mencuat lagi persoalan lama yaitu terkait hunian lapas melebihi kapasitas atau over capacity.

Perdebatan terkait persoalan itu hadir di program Catatan Demokrasi tvOne dengan tema ‘Kasus Lapas Tangerang: Apa Kata Kemenkumham?’.

Dua anggota DPR RI Fadli Zon dan Arteria Dahlan hadir sebagai pembicara dalam acara itu. 

Keduanya sempat saling sanggah dan berdebat terkait solusi dari masalah over capacity lapas yang terus terjadi.

Debat Fadli Zon dan Arteria

Perdebatan berawal saat Arteria menanggapi ucapan Fadli yang menilai persoalan over capacity seperti terabaikan.

Arteria kemudian menanyakan maksud perspektif Fadli menyampaikan statmen demikian.

“Katanya bang Fadli pengamat. Anggota DPR. Kita punya grand design. Kita punya road map, kita punya program aksi di 2017, zaman beliau jadi Wakil Ketua DPR. Harusnya beliau baca itu,” ujar Arteria, Rabu, 15 September 2021.

Lalu dia menyebut bahwa Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sudah memaparkan ide persoalan over capacity lapas.

Ide itu dia tuangkan dalam buku Penyampaian Penjelasan Laporan Tahun 2020 dan usulan program Kementerian Hukum dan HAM tahun anggaran 2022.

Sehingga Arteria menilai bahwa tidak adil jika persoalan ini hanya menjadi beban Menkumham Yasonna.

Menurutnya persoalan over capacity lapas ini juga menyangkut criminal justice system sehingga perlu pembenahan secara serius, cermat.

Namun, pandangan Fadli sedikit berbeda, baginya persoalan ini menjadi tanggung jawab pejabat di sektor tersebut.

Seharusnya, kata dia, Yasonna Laoly selaku Menkumham bisa mengambil keputusan seperti menolak atau mengeluarkan napi.

Perdebatan antara keduanya terus berlanjut, sampai Fadli menyampaikan bahwa solusi dari masalah ini adalah mundurnya pejabat terkait yakni Yasonna sebagai Menkumham.

Mendengar pernyataan Fadli, Arteria bertanya balik ke Fadli.

“Tapi, solusinya untuk mundur itu saya katakan, Anda waras tidak? Nah, saya tanya itu,” ujar Arteria.

“Justru sangat waras. Di mana-mana itu kekuasaan itu bertanggungjawab,” kata Fadli.

Arteria kemudian menyebut bahwa tanggung jawab merupakan hal proporsional hingga akhirnya duet pembawa acara Andromeda Mercury dan Maria Assegaf pun coba menyudahi perdebatan mereka.

(Leo/Ana)