Pandemi Covid-19, Pernikahan Dini di Makassar Melonjak Tajam

Pandemi Covid-19, Pernikahan Dini di Makassar Melonjak Tajam

13 November 2020 Off By MISIATI

NESIATIMES.COM – Selama pandemi virus Corona (Covid-19) pernikahan anak usia dini di Makassar naik drastis.

Hal tersebut dibenarkan Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) dalam catatannya.

Hingga November ini, sudah ada 54 kasus pernikahan dini yang berhasil digagalkan.

“Secara keseluruhan itu tahun ada 54 kasus digagalkan. Usia anak di bawah 19 tahun, mereka statusnya ada pelajar juga,” ujar Ketua P2TP2A Makassar, Tenri A Palallo kepada wartawan Jumat (13/11/2020), seperti dikutip dari detikcom.

Peningkatan kasus tersebut diduga terjadi sejak awal masa pandemi sekitar bulan Mei-November 2020.

Menurut Tenri, peningkatan rata-rata per kasus mencapai 3 hingga 6 kasus dan peningkatan paling signifikan ada di periode Oktober sampai November.

Akan tetapi, sekitar 30 kasus berhasil digagalkan di periode tersebut.

Tenri mengungkapkan, pernikahan usia dini tersebut terjadi karena beberapa faktor, seperti masalah sosial dan hasil USG yang menunjukkan adanya kehamilan.

Tenri mengingatkan kepada para orangtua, agar tidak menikahkan anaknya karena berhubungan dengan bahaya kesehatan dan juga rawan perceraian.

“Yang itu tidak bisa tolak adalah membawa USG hasil anak. Karena kami tahu anak-anak yang menikah usia dini itu rawan kesehatan, rawan masalah sosial, dan berdasarkan hasil kami koordinasi kami Pengadilan Agama ada yang didapat sudah dua kali cerai,” ujarnya.

(MEL/MIS)