Pasutri Korban Pukul Oknum Satpol PP Dituding Serobot Tugu Pahlawan Gowa, Waduh!

Pasutri Korban Pukul Oknum Satpol PP Dituding Serobot Tugu Pahlawan Gowa, Waduh!

27 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Kasus penganiayaan oknum Satpol PP Gowa terhadap pasutri pemilik warung kopi (warkop) berbuntut panjang.

Setelah oknum Satpol PP menjalani proses hukum, kini pasutri bernama Ivan (24) dan Amriana (34) menemui permasalahan baru.

Pasalnya, warkop miliknya yang telah berdiri sejak 10 tahun yang lalu itu dituding menyerobot dan menutup makam di lahan Tugu Pahlawan.

Ivan mengaku heran, jika memang warkopnya itu bermasalah, mengapa Pemkab Gowa tidak menegurnya sejak dulu.

“Kan harusnya kalau memang keberatan, harusnya dari dulu,” katanya, Selasa (27/7/2021), seperti dikutip dari detiknews.

Ivan kemudian mengaitkan permasalahan warkopnya itu baru muncul setelah insiden pemukulan yang viral beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Ivan juga mengaku tidak tahu pasti terkait sejarah berdirinya warkop yang terletak di Jalan Poros Barombong, Panciro, Bajeng tersebut.

Pasalnya, terang Ivan, warkop tersebut sudah berdiri sejak 10 tahun yang lalu berdampingan dengan rumah orang tua istrinya.

Sementara Ivan dan istrinya, baru menikah pada tahun lalu sehingga dia mengaku tidak tahu menahu.

Meskipun demikian, Ivan menyatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan kuasa hukumnya serta orang tua istrinya.

Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Gowa, Arifuddin Zaeni mengatakan sejumlah tokoh masyarakat telah melaporkan terkait penyerobotan lahan tersebut.

Menurutnya, mereka mengirim surat ke Bupati Gowa terkait penggunaan fasos serta adanya sejumlah makam yang hilang karena warkop tersebut.

Di sisi lain, Arifuddin mengungkapkan bahwa pihaknya memang telah mendapati warkop tersebut tidak berizin dan terletak di atas lahan fasos.

Meski demikian, Arifuddin menegaskan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait permasalahan tersebut.

(Leo/Rah).