Usahakan Kliennya Oknum Satpol PP Gowa Tak Ditahan, Pengacara: Penganiayaan Itu Spontanitas, Dia Menyesal

Usahakan Kliennya Oknum Satpol PP Gowa Tak Ditahan, Pengacara: Penganiayaan Itu Spontanitas, Dia Menyesal

19 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pengacara oknum Satpol PP pelaku pemukulan pasangan suami istri (pasutri) di Gowa, Syafirin, memberikan pembelaan terhadap kliennya.

Dia menyebut akan mengusahakan kliennya untuk tidak ditahan.

Sebab ia menilai bahwa penganiayaan dalam bentuk pemukulan terhadap pasutri pemilik warkop beberapa waktu lalu hanya sebuah spontanitas semata.

Karena Mardani Hamdan (45), oknum Satpol PP, merasa korban melempar botol ke arahnya sehingga dia pun emosi sesaat.

Terlebih, Mardani juga sudah di-nonjobkan dari jabatannya sebagai Sekretaris Satpol PP Pemkab Gowa.

“Penganiayaan itu karena spontanitas karena adanya lemparan dari korban yang menyebabkan emosi sesaat,” sambung Syafrin.

Sementara itu, Syafirin mengungkap bahwa kondisi sang klien kini drop dan ia sangat menyesali perbuatannya.

Sebelumnya, Polres Gowa telah memeriksa tersangka oknum anggota Satpol PP Gowa, Mardani Hamdan.

Dia menjalani pemeriksaan atas aksi pemukulan terhadap Amriana alias Riyana (34) dan suaminya, Nurhalim alias Ivan (26) pada Sabtu (17 Juli 2021).

Kepolisian menjerat Mardani dengan pasal 351 dengan ancaman hukuman dua tahun penjara.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Ashari Setiawan, membeberkan bahwa kondisi klien yang hamil 9 bulan masih menjalani pemeriksaan intensif di rumah sakit.

(Mel/Ana)