Pembeli Ngeyel Makan di Tempat, Tukang Bubur Hampir Dipenjara, Ya Ampun

Pembeli Ngeyel Makan di Tempat, Tukang Bubur Hampir Dipenjara, Ya Ampun

7 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Endang (40), pemilik bubur terkenal di Tasikmalaya harus berurusan dengan hukum karena melanggar PPKM darurat.

Warung bubur ayam milik Endang tersebut terkena razia tim Satgas Covid-19 pada Senin (5/7/2021) malam.

Endang menuturkan, saa itu petugas yang merazia mendapati adiknya, Salwa (28) sedang melayani pembeli yang akan makan di tempat.

“Adik saya bilang ke empat pembeli yang ngeyel dan memaksa untuk makan di tempat sedang ada PPKM,” ujarnya, Selasa (6/7/2021), seperti dikutip dari KOMPAS.com.

Akan tetapi, lanjut Endang, empat orang pembeli itu tetap memaksa mau makan di tempat.

Kemudian petugas datang dan menyatakan bahwa Endang telah melanggar PPKM darurat karena melayani pembeli makan di tempat.

Selanjutnya, Endang bersama adiknya  menjalani persidangan secara virtual di depan Taman Kota Tasikmalaya pada Selasa.

Persidangan oleh Pengadilan Negeri Tasikmalaya itu dipimpin oleh Hakim Ketua Abdul Gofur serta  pihak kejaksaan dan kepolisian.

Dalam sidang tersebut, majelis hakim menyatakan Endang telah bersalah karena melanggar PPKM darurat.

Hakim menjatuhkan vonis berupa sanksi denda Rp5 juta atau subsider 5 hari kurungan penjara namun Endang memutuskan membayar denda.

Awalnya ia merasa keberatan karena mengira hanya harus membayar denda Rp2 sampai 3 juta, tidak sampai Rp5 juta.

Meskipun demikian, Endang mengakui kesalahannya dan akan membayar denda ke kejaksaan sesuai arahan dari hakim.

(Mel/Rah).