Pengakuan Warga soal Maraknya Pungli di Samsat Kabupaten Bekasi, Jangan Kaget

Pengakuan Warga soal Maraknya Pungli di Samsat Kabupaten Bekasi, Jangan Kaget

27 Mei 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang warga bernama Rizky Wibowo menyampaikan kekecewaan terhadap Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, oknum dari unsur kepolisian di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi itu melakukan hal tidak terpuji.

Awalnya, pada pukul 11.40 Rizky mendatangi Samsat Bekasi karena hendak membuat mutasi STNK motor dari Kota ke Kabupaten Bekasi.

Sesampainya disana, ia diarahkan ke loket Ex luar daerah dan petugas pun mengambil berkas serta memungut biaya Rp 100.000.

Tidak berpikir buruk, Rizky mengira itu adalah biaya admin.

Kemudian petugas itu memintanya untuk menunggu di loket kasir.

Saat di kasir, anehnya petugas kasir tidak mengetahui adanya pembayaran di loket Ex luar daerah itu.

“Karena udah mepet kepotong jam istirahat, masuk gedung lagi jam 13.00 baru dipanggil kasir jam 14.30, kasirnya ramah sih dijelasin satu persatu biayanya, pas saya tanya tadi dikenakan biaya Rp 100.000 di loket Ex luar daerah kasirnya bilang ‘kurang tau, kalau pembayaran yang resmi hanya di kasir’,” imbuh dia dikutip dari netralnews.com.

Mengetahui hal itu, ia sangat menyayangkan bahwa pungutan liar seperti itu dapat terjadi.

“Berarti petugas di loket tadi fix oknum? Kasian mana sudah berumur, masih kurang kah Pak gaji dari Negara? Padahal jelas-jelas banyak notice ‘Urus Pajak Sendiri, Hindari Calo’.  Eh calonya malah oknum sendiri,” tandasnya.

Rizky berharap oknum-oknum seperti itu akan mendapat tindak yang lebih tegas agar kejadian yang sama tidak terulang.

Menanggapi hal ini, pihak Unit STNK Samsat Kabupaten Bekasi, mengatakan akan menindaklanjuti kejadian tersebut.

Tim Khusus (Katimsus) Samsat Kabupaten Bekasi Aiptu Harwanto mengaku akan mengklarifikasi kejadian ini kepada oknum bersangkutan.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Bhirawa Braja Paksa,  menegaskan akan menindak semua oknum yang melanggar kode etik profesi sesuai dengan prosedur.

(Mel/Ana)