Perawat-Apoteker Ini Timbun ‘Obat’ COVID-19, Lalu Dijual Rp 40 Juta/Boks, Ya Ampun

Perawat-Apoteker Ini Timbun ‘Obat’ COVID-19, Lalu Dijual Rp 40 Juta/Boks, Ya Ampun

5 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pihak kepolisian meringkus seorang perawat dan apoteker di Jakarta atas dugaan terlibat menimbun obat terapi Covid-19.

Obat terapi Covid-19 tersebut terdiri atas Avigan Favipiravir, Acterma, Fluvir Oseltamir, Azithromycin, hingga Ivermectin.

Tak hanya menimbun, tersangka ternyata juga menjual obat-obatan tersebut dengan harga mencapai puluhan kali lipat dari harga normal.

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa membeberkan pelaku menjual Acterma hampir 40 kali lipat dari harga eceran tertinggi (HET).

“Dijual Rp40 per boks, harga normalnya Rp1,6 juta, untungnya kan berapa puluh juta itu banyak sekali,” ungkapnya, Rabu (4/8/2021), seperti dikutip dari detiknews.

Menurut penuturan Mukti, dalam menjalankan aksinya, tersangka menawarkan obat Covid-19 hasil penimbunan tersebut melalui media sosial.

Lebih lanjut, Mukti menjelaskan dalam kasus tersebut pihaknya menangkap total 24 tersangka yang telah beroperasi sejak Juli 2021.

Akibat perbuatannya tersebut, mereka terjerat Pasal 196 dan atau Pasal 198 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Serta Pasal 62 juncto Pasal 10 UU Nomor 8 tentang Perlindungan Konsumen dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Dalam pengungkapan kasus, Mukti menyebut pihaknya mengamankan sebanyak 6.964 butir obat terapi Covid-19 dari tangan para tersangka.

Kemudian, jelas Mukti, pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan jaksa supaya barang bukti di pengadilan hanya uang saja.

Sehingga obat-obatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan diserahkan ke Kemenkes dan BPOM untuk selanjutnya dijual ke masyarakat dengan harga normal.

(Leo/Rah).