Pikap di Maros Nekat Terjun Bebas ke Parit. Mengapa?

Pikap di Maros Nekat Terjun Bebas ke Parit. Mengapa?

7 Desember 2020 Off By MISIATI

NESIATIMES.COM – Mobil pikap milik kawanan maling di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terjun ke parit saluran irigasi.

Hal tersebut terjadi lantaran mobil yang mengangkut barang curian dari sebuah toko itu sedang menghindari kejaran warga sekampung.

“Salah satu pelaku (maling) bernama Ramli meninggal dunia di TKP,” ujar Kasat Reskrim Polres Maros Iptu Rusli, Senin (7/12/2020) seperti dikutip dari detikcom.

Mobil pikap kawanan maling di Maros, Sulsel terjun ke parit saat dikejar warga. (Sumber: detikcom)

Sebelumnya, kawanan maling yang terdiri dari Ramli (41), Alfin (24), dan Baharuddin (39), mendatangi sebuah toko bangunan milik warga di Kecamatan Bantimurung, Maros pada Sabtu (5/12/2020) sekitar pukul 02.30 WITA.

Saat itu, para pelaku sengaja mencuri tegel di toko tersebut pada dini hari ketika sang pemiliknya tertidur pulas.

Namun, ternyata kerabat pemilik toko mengetahui hal tersebut dan segera memberitahukan korban tentang aksis pencurian tersebut.

Menyadari tokonya kemalingan, korban langsung berteriak dan mengundang perhatian para tetangga.

Sementara itu, para pelaku yang saat itu menggunakan mobil pikap bernomor polisi DD 8983 MS pun bergegas melarikan diri.

Mengetahui hal itu, warga langsung melakukan pengejaran terhadap kawanan maling tersebut.

Lantaran panik, pikap yang dikendarai para pelaku hilang kendali dan masuk ke saluran irigasi.

“Tidak jauh dari TKP pencurian mobil yang dikendarai oleh pelaku sebanyak 3 orang terbalik di irigasi pengairan hingga salah satu pelaku meninggal,” jelas Iptu Rusli.

(MEL/MIS)