Ingat! Polisi Akan Tindak Tegas Perusahaan yang Paksa Karyawan Bekerja selama PPKM Darurat

Ingat! Polisi Akan Tindak Tegas Perusahaan yang Paksa Karyawan Bekerja selama PPKM Darurat

6 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Perusahaan non esensial dan kritikal yang masih mengharuskan para karyawan tetap masuk kerja di tengah PPKM Darurat harus siap berurusan dengan hukum.

Bahkan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus tegas menyebut tidak segan menindak perusahaan yang bersangkutan.

Di peraturan Menteri Dalam Negeri 15/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 yang berlaku mulai 3 Juli – 20 Juli 2021, mengatur wajibnya work from home (WFH 100%) pada zona penularan tertentu.

Namun, Yusri menyebut pihaknya menemukan beberapa perusahaan ‘nakal’ yang masih meminta pekerjanya untuk tetap masuk kerja.

“Kami temukan juga masih ada beberapa perusahaan yang masih menyuruh karyawannya untuk masuk kerja. Padahal perusahaan tersebut non-esensial,” ungkap Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (5/7/2021).

Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Satgas Covid-19 jika menemukan perusahaan ‘nakal’ tersebut.

Tak hanya itu, Yusri dan pihaknya juga akan melakukan patroli untuk memonitor perusahaan non esensial yang masih saja ‘nakal’ di tengah PPKM Darurat Jawa-Bali.

Ia akan menindak tegas perusahaan non-esensial yang tertangkap basah tetap mempekerjakan pegawainya sesuai dengan Undang-Undang tentang Wabah Penyakit.

“Tadi sudah disampaikan, dalam Undang-Undang Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit, itu ada di Pasal 14. Jadi tolong sekali lagi, perusahaan non esensial kalau memang tidak boleh kerja (WFH) 100 persen, jangan dipaksakan pegawai untuk kerja. Sebab kami akan tindak, dan kami tidak main-main,” tukasnya.

(Mel/Ana)