PPKM Darurat Jawa-Bali Segera Berlaku, Sektor Ini Diwajibkan 100 Persen WFH

PPKM Darurat Jawa-Bali Segera Berlaku, Sektor Ini Diwajibkan 100 Persen WFH

1 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali berlaku mulai dari 3-20 Juli 2021.

Dalam penerapannya, pemerintah telah membuat skenario sejumlah aturan.

Melansir Kamis (1/7/2021), pemerintah juga akan menerapkan sistem bekerja di rumah atau work from home (WFH) di seluruh sektor non-esensial.

Penerapan WFH itu sebanyak 100 persen atau sama artinya dengan tak ada yang bekerja di kantor.

“100 persen work from home (WFH) untuk sektor non essential,” bunyi poin pertama dalam data yang dikutip Kamis (1/7/2021).

Sedangkan, 50% maksimum staff work from office (WFO) untuk sektor esensial dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian, seluruh kegiatan belajar mengajar akan menggunakan metode online atau daring.

Sementara itu, ada pembatasan jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Tak hanya pembatasan jam operasional, kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.

“Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup. Restoran dan rumah makan hanya menerima delivery/take away,” tandas bunyi data tersebut.

(Leo/Ana)