Pria Pembobol Bank Rp 120 Miliar Akhirnya Ditangkap, Lihat Tampangnya

Pria Pembobol Bank Rp 120 Miliar Akhirnya Ditangkap, Lihat Tampangnya

14 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Yosef Tjahjadjaja, Terpidana Tindak Pidana Korupsi yang telah buron selama 15 tahun akhirnya tertangkap.

Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Dirkrimum Polda Jawa Barat serta Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat meringkusnya pada Selasa (13/7/2021).

Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak menuturkan Yosef Tjahjadjaja merupakan terpidana dalam Perkara Tindak Korupsi Pembobolan Bank Mandiri Cabang Mampang Prapatan Jakarta.

“Menyebabkan kerugian Keuangan Negara Bank Mandiri Cabang Mampang Prapatan Jakarta sebanyak Rp120 miliar,” imbuhnya, dalam keterangan yang diterima.

Leonard menuturkan penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 13.50 WIB di sebuah rumah sakit di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Keberadaan Yosef terlacak setelah Polda Jawa Barat menerima laporan polisi terkait tindak pidana penipuan di mana dua rekannya telah tertangkap.

Ternyata benar saja, beber Leonard, orang tersebut merupakan buronan yang masuk DPO Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Leonard mengungkapkan bahwa Yosef sempat memalsukan identitas di KTP miliknya dengan nama Yosef Tanujaya.

Saat penangkapan, Josef ternyata dalam kondisi terpapar Covid-19 dan telah 10 hari menjalani perawatan di RSU Adhyaksa Ceger, Jakarta Timur.

Kemudian, Leonard mengatakan hasil swab antigen terakhir menyatakan bahwa Yosef telah negatif Covid-19.

Selanjutnya, Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat akan memindahkannya ke lembaga pemasyarakatan (lapas) setelah Josef dinyatakan sehat.

Sebelumnya, Yosef Tjahjadjaja terbukti secara sah meyakinkan bersalah karena telah melakukan tindak pidana korupsi.

Yosef melanggar pasal 2 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan mendapat hukuman pidana penjara selama 11 tahun.

Hal tersebut berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2662 K/Pid/2006 tanggal 01 November 2006.

Selain itu juga Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 17/Pid/2006/PT.DKI tanggal 17 Mei 2006.

Serta Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 59/Pid.B/2004/PN.JKT.PST tanggal 26 Juli 2004.

(Mel/Rah).