Pria yang Sebut Masjid Tutup tapi Gereja Dibuka Ditangkap

Pria yang Sebut Masjid Tutup tapi Gereja Dibuka Ditangkap

7 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Aparat kepolisian meringkus seorang pria yang membuat video dengan narasi yang salah dan provokatif.

Pria tersebut menyebut sebuah gereja di sekitar Jalan Bratayudha, Garut buka dan melakukan kegiatan peribadatan agama non-Muslim.

Ia pun membandingkan kondisi tersebut dengan penutupan sementara masjid selama masa PPKM darurat yang kini tengah berlaku.

“Di seputaran daerah Bratayudha yang ada gereja ini Cina semua lagi beribadah di gereja nih,” ujarnya.

“Sementara orang Islam Muslim tidak boleh ke masjid, itu di gereja mah wah banyak, ini di Jalan Bratayudha tolong diinformasikan nih,” tandasnya.

Video yang bernarasi ujaran kebencian itu lantas viral dan beredar luas di sejumlah kalangan masyarakat di Garut.

Kemudian, pihak kepolisian turun tangan melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan fakta terkait kegiatan di lingkungan gereja tersebut.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukanlah peribadatan keagamaan melainkan vaksinasi Covid-19.

“Setelah dilakukan pengecekan kegiatan yang dilakukan di TK/SD tersebut bukan kegiatan ibadah tetapi merupakan kegiatan vaksinasi,” terang Wirdhanto, Selasa (6/7/2021).

Pihaknya pun langsung menangkap pria tersebut karena telah menyebarkan video dengan narasi provokatif serta disinformasi.

Kepada polisi, pria tersebut mengaku membuat video lantaran kesal tempat ibadahnya harus tutup tetapi tempat ibadah lainnya tampak ramai.

Wirdhanto menegaskan saat ini pihaknya telah mengumpulkan alat bukti mulai dari keterangan saksi hingga ahli.

Hal tersebut, untuk memutuskan apakah yang bersangkutan bisa diproses pidana atau tidak atas tindakannya tersebut.

(Mel/Rah).