Profil dan Sosok Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk

Profil dan Sosok Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk

17 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Basaria Panjaitan, S.H., M.H. merupakan wanita yang saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk.

Dia mengemban jabatan tersebut setelah perseroan mengubah jajaran komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (14/10/2020) lalu.

Saat itu, dia menggantikan posisi Trenggono Ting yang menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk sebelumnya.

Mantan Komisioner KPK

Melansir Jumat (17/9/2021), Basaria merupakan sosok perempuan pertama yang terpilih sebagai komisioner KPK.

Dia terpilih dalam pemilihan terbuka oleh Anggota Komisi III DPR RI pada bulan Desember 2015.

Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk Basaria Panjaitan. (Sumber: Sentul City).

Kala itu dia mengemban tugas sebagai Wakil Ketua KPK pada periode jabatan 21 Desember 2015 sampai 20 Desember 2019.

Inspektur Jendral Wanita Pertama

Selain itu, Basaria Panjaitan juga tercatat sebagai perempuan pertama yang berpangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) dalam sejarah Polri.

Dia mendapatkannya melalui kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 81/Polri RI/Tahun 2015 serta Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/844/X/2015 tanggal 20 Oktober 2015.

Wanita kelahiran Pematangsiantar pada 20 Desember 1957 merupakan sarjana hukum lulusan Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984.

Dia menjalani pendidikan di Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi.

Setelah lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung menerima mandat untuk bertugas di Reserse Narkoba Polda Bali.

Tak hanya itu, Basaria pun juga mengenyam pendidikan pascasarjana yakni di Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia.

Di institusi Polri, Basaria mengabdi dalam bidang reserse dan mengemban sejumlah jabatan mentereng.

Dia pernah menjadi Kabag Reserse Narkoba Polda NTB pada tahun 1997-2000 kemudian Kabag Narkoba Polda Jabar tahun 2000-2004.

Selanjutnya, sebagai Dirserse Kriminal Polda Kepri pada tahun 2006-2008, lalu menjadi Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri pada tahun 2008.

Kala menjadi penyidik utama, Basaria pernah memeriksa mantan Kabareskrim Polri, Komjen Susno Duadji terkait pelanggaran kode etik.

Pada tahun 2009, Basaria mengemban jabatan sebagai Kapusprovos Divpropam Polri, lalu Karo Bekum SDelog Polri pada tahun 2010.

Setelah itu, dia menjadi Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol pada tahun 2010, dan menjadi Sahlisospol Polri pada tahun 2015.

(Mel/Rah).