ICW Sebut Dapat Mandat Awasi Pemerintah, Begini Reaksi Keras Otto Pengacara Moeldoko

ICW Sebut Dapat Mandat Awasi Pemerintah, Begini Reaksi Keras Otto Pengacara Moeldoko

31 Juli 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pihak Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan keberatan atas tudingan ICW soal ‘promosi’ Ivermectin sebagai ‘obat’ Covid-19.

Otto Hasibuan menyampaikan akan membawa masalah ini ke jalur hukum jika ICW tidak mencabut pernyataannya itu.

Kemudian Otto juga mempertanyakan pernyataan ICW soal mandat mengawasi pejabat publik.

“ICW dapat mandat dari siapa sehingga berwenang mengawasi pemerintah? Semua warga negara berhak melakukan pengawasan. Tetapi jangan dengan dalih pengawasan bisa melakukan fitnah dan pencemaran nama baik,” kata Otto, Sabtu (31/7/2021).

Meskipun demikian, Otto mengaku mendukung warga dalam mengawasi pemerintah.

Namun, dia meminta untuk tidak ada fitnah saat menyampaikan kritik lantaran Indonesia adalah negara hukum.

Tidak hanya kali ini, Otto mengungkit soal tuduhan dugaan kaitan Moeldoko dengan kasus Jiwasraya dan ASABRI.

Sementara iti, Moeldoko juga tidak langsung melaporkan tuduhan ICW ke polisi dan memberikan waktu untuk membuktikan tuduhannya.

“Kalau ICW bisa membuktikannya, tentu tidak ada laporan polisi kan. Jadi jangan bilang ini kriminalisasi. Jadi kepada ICW, buktikan saja tuduhannya. Kalau ada bukti, tentu tidak ada laporan polisi. Tetapi, kalau tidak punya bukti, cabut tuduhannya dan minta maaf. Sederhana, kan?” ucap Otto.

Perseteruan antara pihak Moeldoko dan ICW berawal saat ICW menuliskan temuannya dalam artikel berjudul ‘Polemik Ivermectin: Berburu Rente di Tengah Krisis’.

Dalam tulisannya, ICW mengaku menemukan dugaan keterkaitan anggota partai politik, pejabat publik, dan pebisnis dalam penggunaan obat Ivermectin untuk menanggulangi Covid-19, salah satunya adalah Moeldoko.

Selain itu, ICW juga memaparkan kedekatan Moeldoko dengan sejumlah pihak di perusahaan produsen Ivermectin, PT Harsen Laboratories.

Pasangan suami-istri Haryoseno dan Runi Adianti adalah pemilik dari perusahaan tersebut.

ICW lalu memberi penjelasan dari salah satu nama yang terafiliasi dengan PT Harsen Laboratories, Sofia Koswara.

Menurut ICW, Sofia dan Haryoseno memiliki kedekatan dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Sedangkan, Moeldoko merespons tuduhan itu dengan menyebutnya sebagai tuduhan ngawur dan menyesatkan.

(Mel/Mel)