Dituding Beli Lahan dari Seorang Kriminal, Rocky Gerung Bereaksi Keras

Dituding Beli Lahan dari Seorang Kriminal, Rocky Gerung Bereaksi Keras

14 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pengamat politik dan filsafat Rocky Gerung angkat bicara soal tudingan dari pihak PT Sentul City Tbk.

Berseteru dalam persoalan sengketa lahan, pihak Sentul City sempat menyebut Rocky membeli lahan dari seorang kriminal.

Menanggapi hal tersebut, Rocky justru membalikkannya dengan menyebut perusahaan properti itu lah yang merupakan biang kriminal.

“Di media massa bahwa saya membeli dari seorang kriminal segala macam, justru Sentul City itulah yang biangnya kriminal,” ujarnya, Senin (13/9/2021), seperti dikutip dari VIVA.

“Yang punyanya ditangkap KPK itu, penjara lima tahun tiba-tiba tinggal dua setengah tahun, jadi jangan dibalik-balik gitu ya,” lanjutnya.

Rocky Gerung menyampaikan hal tersebut berkaitan dengan kasus suap Ruislag tukar menukar kawasan hutan.

Hal itu dilakukan oleh Presiden Direktur Sentul City Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng kepada Bupati Bogor kala itu, Rachmat Yasin.

Dalam kasus tersebut, majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis lima tahun penjara.

Sebelumnya, PT Sentul City melayangkan somasi kepada bangunan-bangunan di kawasan lahan Desa Bojong Koneng.

Tak hanya itu, pihak Sentul City juga sedang melangsungkan eksekusi lahan, yang mana salah satunya merupakan kediaman milik Rocky Gerung.

Kekinian, Sentul City menyebut Rocky Gerung telah membeli lahan tersebut dari seorang mantan narapidana.

Head of Corporate Communications PT Sentul City Tbk David Rizar Nugroho menjelaskan pihaknya telah mengelola lahan dengan baik.

Antara lain, lanjutnya, dengan bekerja sama bersama masyarakat sejak memperoleh Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) tahun 1994.

Terkait masalh over alih garap oleh Rocky Gerung dengan membeli lahan dari Andi Junaidi, Sentul City mengaku turut prihatin.

David mengatakan bahwa Andi memang telah beberapa kali memperjualbelikan lahan milik Sentul City.

Bahkan, dia pernah tersandung masalah hukum yakni menjadi terpidana kasus jual beli tanah dan pemalsuan surat.

Menurut David, Andi juga telah dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sesuai putusan PN Cibinong nomor 310/Pid.B/2020/PN Cbi tahun 2020.

(Mel/Rah).