Sambil Menangis, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

Sambil Menangis, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

28 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM –  Kisah mengharukan sekaligus heroik datang dari Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Orang nomor dua di Polres Jakarta Selatan itu menyusuri gang cukup sempit di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan untuk menyelamatkan nyawa seorang warga.

Dengan Alat Pelindung Dasar (APD), masker dua lapis, kaca mata pelindung dan sarung tangan medis ia mengevakuasi warga bernama Budi (59) pada Kamis (24/6/2021) kemarin.

Bersama dua orang menggunakan APD dan satu lagi tidak, Agus terpaksa mengevakuasi Budi yang terpapar Covid-19.

Tangis Pilu Wakapolres Jaksel, Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19 (Sumber: TribunManado.co.id).
Tangis Pilu Wakapolres Jaksel, Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19 (Sumber: TribunManado.co.id).

Tindakan tersebut ia ambil lantaran mobil ambulans yang tak kunjung tiba dan kondisi Budi yang semakin memburuk.

“Pak Budi ini satu jam yang lalu masih dapat bernapas, harusnya bisa tertolong. Kebetulan saya yang bawa langsung. Ada ambulans, tapi masih tanya lagi mau dibawa ke mana, enggak jalan-jalan juga,” kata Agus dikutip dari KOMPAS.com.

Kemudian, Agus menggunakan mobil Kijang kotak milik seorang warga setempat untuk membawa Budi ke RSUD Pasar Minggu.

Namun sebelumnya, Agus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menyemprot mobil menggunakan desinfektan.

Sesampainya di RSUD Pasar Minggu, petugas langsung membawa Budi ke dalam, namun takdir berkata lain.

Agus tak kuasa menahan tangis, air matanya berlinang begitu mendengar nyawa Budi tak tertolong.

Terlihat pula Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya berada di sebelah Agus.

Ia menyesal dan bersalah terhadap keluarga Budi karena telah berjanji membawanya pulang dalam keadaan selamat.

“Harusnya Pak Budi bisa kembali ke keluarganya. Untuk Bu Budi, Saya minta maaf Bu, saya tadi janji mau bawa bapak sampai selamat. Mohon maaf Bu, ibu jaga kesehatan,” ujar dia.

Sementara itu, ia mengimbau semua warga untuk saling bahu membahu tanpa melihat suku ataupun agama.

Hal ini ia katakan karena keprihatinannya dengan ketidakpedulian warga dan penanganan yang telat dari tenaga medis.

(Ana/Ana)