Sudah Turun, Segini Harga Rapid Antigen usai Resmi Ditetapkan Pemerintah

Sudah Turun, Segini Harga Rapid Antigen usai Resmi Ditetapkan Pemerintah

2 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Covid-19 dengan metode rapid diagnostic test antigen.

Hal tersebut merupakan hasil evaluasi dari SE Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan yang telah berlaku sejak hampir setahun yang lalu.

SE nomor HK.02.02/1/4611/2020 itu mengatur tentang batasan tarif tertinggi pemeriksaan rapid tes antigen swab.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Profesor Abdul Kadir memaparkan besaran tarif tertinggi tes rapid antigen tersebut.

“Batas tarif tertinggi pemeriksaan rapid diagnostik antigen diturunkan menjadi Rp99 ribu untuk wilayah Jawa dan Bali, serta Rp109 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali,” terangnya, Rabu (1/9/2021).

Menurutnya, harga tersebut sudah meliputi komponen jasa pelayanan atau (SDM), reagen, barang habis pakai, biaya administrasi, dan biaya lainnya.

Lebih lanjut, Kadir menjelaskan terkait barang habis pakai yakni berupa alat kit rapid antigen, sarung tangan, masker, serta APD petugas.

Kemudian, dia juga memberikan imbauan kepada petugas dinas kesehatan daerah provinsi, kota, dan kabupaten.

Dia meminta pihak-pihak tersebut untuk mengawasi dan memastikan terkait penerapan tarif tertinggi tersebut di fasilitas kesehatan.

Selain itu, Kadir juga menjelaskan tarif tertinggi tersebut bisa turun karena harga bahan baku kini sudah lebih murah.

Hal tersebut bisa terjadi berkat adanya alat rapid antigen buatan dalam negeri.

Kadir menuturkan pihaknya juga akan melakukan tinjauan ulang secara berkala terkait tarif tersebut sesuai kebutuhan dan perkembangan pasar.

Sehingga, lanjut Kadir, tidak menutup kemungkinan tarif tertinggi tes rapid antigen bisa menjadi lebih murah lagi di kemudian hari.

(Mel/Nov).