Sejarah Tari Serimpi Yogyakarta dan Jenis Tariannya

Sejarah Tari Serimpi Yogyakarta dan Jenis Tariannya

15 Oktober 2019 Off By Fitri Febriani

NESIATIMES.COM – Tari Serimpi merupakan jenis tarian Jawa yang bersifat sakral berasal dari Yogyakarta, Jawa Tengah.

Sejarah awal mula tari serimpi ini sudah ada sejak kejayaan Kerajaan Mataram dan Sultan Agung. Tarian ini hanya dimainkan pada lingkungan keraton, untuk menyambut tamu kenegaraan dan memperingati kenaikan tahta Sultan.

Dalam perkembangannya, tarian Serimpi mengalami perubahaan pada segi durasi. Pada zaman dahulu, penampilan ini setidaknya memakan waktu kurang dari 1 jam. Pada zaman ini tarian Serimpi berdurasi 11-15 menit saja.

Ciri khas tarian serimpi memiliki empat penari melakukan gerakan lemah gemulai serta diiringi musik gamelan. Tak hanya itu saja, tarian ini juga memiliki empat unsur, yaitu: Grama (api), Angin (udara), Toya (air), dan Bumi (tanah).

Tari Serimpi mempunyai beberapa jenis tarian yang perlu diketahui, yaitu:

  1. Tari Serimpi Sangupati

Tarian ini dimainkan oleh dua penari wanita. Arti kata Sangupati ini berasal dari “Sang Pati” sebutan bagi calon pengganti raja. Lalu, tari Serimpi melambangkan bekal untuk kematian yang diperuntukkan oleh Belanda.

  1. Tari Serimpi Anglir Mendhung

Tarian ini diubah oleh K.G.P.A.A Mangkunagara I. Awalnya tujuh penari, kini menjadi empat penari saja.

  1. Tari Serimpi Ludira Madu

Dalam tarian ini menggambarkan sosok seorang Ibu yang bijaksana dan cantik seperti yang ditulis syair lagu serimpi ludira madu, tari ini dimainkan oleh empat penari wanita.

  1. Tari Serimpi Renggawati

Tarian ini memiliki cerita petikan dari “Angling Darmo” yang magis dengan tambahan properti sebatang pohon dan seekor burung mliwis putih, dan dimainkan oleh lima penari.

  1. Tari Serimpi China

Salah satu jenis tari putri klasik di Istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kostum yang digunakan para penari harus menyesuaikan dengan pakaian yang bermotif dari China.

  1. Tari Serimpi Padhelori

Tarian ini diciptakan oleh Sultan Hamengkubuwono VI dan VII. Mempunyai tema tentang “Menak” yaitu perang tanding antara Dewi Sirtu Palaeli dengan Dwi Sudarawerti. Properti yang digunakan berupa pistol dan cundrik.

  1. Tari Serimpi Pistol

Tari yang diciptakan oleh Hamengkubuwono VII. Properti yang digunakan berupa pistol.

  1. Tari Serimpi Merak Kasimpir

Dalam properti yang digunakan berupa pistol dan jemparing. Selain itu gending merak kasimpir yaitu untuk mengiringi tarian ini.

  1. Tari Serimpi Pramugari

Properti yang digunakan dalam tarian ini juga menggunakan pistol dan gending pramugari mengiringi tarian ini.

(EFG/FITRI)