Sejumlah Transportasi Ini Diizinkan Beroperasi pada 6-17 Mei 2021, Cek Daftar Lengkapnya

Sejumlah Transportasi Ini Diizinkan Beroperasi pada 6-17 Mei 2021, Cek Daftar Lengkapnya

10 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pemerintah resmi melarang semua jenis transportasi beroperasi saat periode mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari pemerintah dalam kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi menuturkan larangan berlaku untuk kendaraan umum maupun perseorangan.

Melansir dari KOMPAS.TV pada Sabtu (10/4/2021), untuk kendaraan bermotor umum yakni jenis mobil bus dan mobil penumpang.

Sementara kendaraan bermotor perseorangan yakni jenis mobil penumpang, mobil bus, dan sepeda motor, serta kapal angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.

Di sisi lain, pemerintah menetapkan adanya pengecualian bagi beberapa alat transportasi dengan keperluan tertentu.

Berikut daftar jenis transportasi yang masih boleh beroperasi pada tanggal 6-17 Mei 2021:

Transportasi Darat

  • Kendaraan pimpinan tinggi lembaga RI
  • Kendaraan dinas operasional berpelat dinas TNI dan juga Polri
  • Kendaraan dinas operasional petugas jalan tol
  • Kendaraan pemadam kebakaran, ambulan, dan mobil jenazah
  • Mobil barang dengan tidak membawa penumpang
  • Kendaraan yang digunakan pelayanan kesehatan darurat, ibu hamil dan anggota keluarga intinya juga akan mendampingi
  • Kendaraan yang mengangkut repatriasi pekerja migran Indonesia, WNI, dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah sampai ke daerah asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Transportasi Laut

  • Kapal penumpang yang melayani pemulangan tenaga kerja Indonesia, pekerja migran Indonesia, dan/atau WNI yang terlantar dari pelabuhan negara perbatasan
  • Kapal penumpang yang melayani pemulangan anak buah kapal WNI yang bekerja di kapal niaga/kapal pesiar yang dioperasikan perusahaan asing
  • Kapal penumpang yang melayani transportasi rutin untuk pelayaran lokasi terbatas dalam satu kecamatan, satu kabupaten, atau satu provinsi dengan ketentuan dan persyaratan pelayaran antarpulau atau pelabuhan dalam wilayah tersebut
  • Kapal penumpang yang melayani transportasi antar pulau khusus bagi TNI, Polri, ASN, dan tenaga medis yang sedang dalam melaksanakan tugas
  • Kapal penumpang yang melayani transportasi rutin untuk pelayaran di daerah Perintis dan daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan; dan
  • Kapal penumpang yang mengangkut barang logistik meliputi barang pokok dan penting, obat-obatan dan peralatan medis, dan barang esensial lainnya yang dibutuhkan daerah dalam hal jumlah kapal kargo yang melayani suatu daerah jumlahnya tidak mencukupi

Transportasi Udara

  • Pimpinan lembaga tinggi negara RI dan tamu kenegaraan
  • Operasional kedutaan besar, konsulat jenderal, dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional di Indonesia
  • Operasional penerbangan khusus repatriasi yang melakukan memulangkan warga negara Indonesia maupun warga negara asing
  • Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat
  • Operasional angkutan kargo
  • Operasional angkutan udara perintis
  • Operasional lainnya dengan seizin dari Dirjen Perhubungan Udara

Kereta Api

  • KA antarkota untuk angkutan barang dengan ketentuan tidak ada pengurangan subjek dan pembatasan supply
  • Perjalanan KA perkotaan untuk angkutan penumpang dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek, Rangkas, Bandung Raya, dan kawasan aglomerasi Surabaya dengan ketentuan pembatasan penumpang

Penyeberangan

  • Kendaraan pengangkut logistik atau barang kebutuhan pokok
  • Kendaraan pengangkut obat-obatan dan alat kesehatan
  • Kendaraan pengangkut petugas operasional dan petugas penanganan Covid-19
  • Kendaraan pengangkut pemadam kebakaran, ambulan, dan mobil jenazah.

(Mel/Nov).