Selain Marah ke Mensos, Bupati Alor Diduga Pernah Ancam Tembak Mati Kolonel TNI AD

Selain Marah ke Mensos, Bupati Alor Diduga Pernah Ancam Tembak Mati Kolonel TNI AD

3 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Baru-baru ini, Bupati Alor NTT Amon Djobo marah kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini karena permasalahan bansos viral di media sosial.

Sebelumnya, Amon diduga pernah menghina Kasilog Korem 161/Wira Sakti Kolonel (Cpl) Imanuel Yoram Dionisius Adoe bahkan juga mengancam akan menembak mati.

Melansir Tribunnews.com, Kamis (3/6/2021), perseteruan bermula saat Bupati Amon menggelar rapat penyelesaian persoalan tanah milik TNI yang digunakan oleh Polri.

Dalam rapat di bawah pimpinan Amon pada Kamis (15/10/2020) tersebut kemudian menghasilkan beberapa kesimpulan.

Pada Jumat (16/10/2020), seorang protokoler Pemkab Alor bernama Robert Meok menemui Kolonel Imanuel dengan membawa risalah hasil rapat.

Saat itu, Robert bermaksud meminta tanda tangan sebagai bentuk persetujuan namun Kolonel Imanuel tidak langsung menandatanganinya.

Kolonel Imanuel ketika itu mengajukan dua permohonan koreksi serta menanyakan siapa yang membuat risalah tersebut.

Robert kemudian menjawab yang membuat adalah Kabag Hukum Pemkab lalu Kolonel Imanuel bermaksud mengundangnya untuk berdiskusi di Makodim Alor.

Mengetahui hal tersebut, Amon menelepon hotel tempat Kolonel Imanuel dan rombongan menginap serta menelepon Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar.

Dalam percakapan telepon itu, Amon menghina Kolonel Imanuel dengan kata-kata tidak pantas dan mengancam akan menembak mati.

Danrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dan Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar lantas melakukan dua kali pendekatan namun tidak berhasil.

Pihaknya akhirnya menindaklanjuti melalui proses hukum dengan melaporkan Amon ke Polda NTT pada 19 Oktober 2020 laporan bernomor LP/B/423/RES.1.24/2020/SPKT.

(Mel/Nov).