Soal KLB PD, AHY Meminta Ini dengan Hormat kepada Presiden Jokowi

Soal KLB PD, AHY Meminta Ini dengan Hormat kepada Presiden Jokowi

6 Maret 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara telah memilih Moeldoko menjadi ketua umum periode 2021-2026.

Mantan Panglima TNI itu akhirnya terpilih usai mengalahkan Marzuki Alie dalam pemilihan ketua umum.

Menanggapi itu, Ketua Umum PD versi Kongres V Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melayangkan permohonannya.

Pada jumpa pers di kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (5/3/2021) sore yang juga tersiar di kanal YouTube, ia menyampaikan hal itu.

AHY meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly untuk tidak mengesahkan hasil KLB oleh para mantan kader PD tersebut.

Sebab, bagi AHY, KLB PD itu ilegal dan tidak mengacu pada AD/ART partai berwarna kebesaran biru itu.

Salah satu buktinya adalah KLB itu tidak mengantongi dukungan pemilik suara sah. 

“Saya meminta dengan hormat kepada Presiden Joko Widodo, khususnya Menkum HAM tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB ilegal yang jelas melawan hukum,” kata AHY dalam keterangan resminya.

Tak tinggal diam, AHY mengaku pihaknya akan mengambil jalan hukum dalam perkara KLB PD itu.

Contohnya, DPP PD akan memperkarakan panitia dan aktor utama yang terlibat dalam penyelenggaraan forum tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan berikhtiar dan berjuang untuk mempertahankan kedaulatan sekaligus mencari keadilan.

(Mel/Mel)