Soal Penyerangan di Mabes Polri, Eks Kabais TNI: Intelijen Tak Kebobolan!

Soal Penyerangan di Mabes Polri, Eks Kabais TNI: Intelijen Tak Kebobolan!

5 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM —  Menanggapi aksi teror yang terjadi di Mabes Polri, mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman Ponto menyebut penyerangan yang terjadi di Mabes Polri bukan sebuah kebobolan dari intelijen.

Ponto menilai pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas aksi teror itu bukanlah intelijen, yakni Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Kalau kita bicara teroris, pemberantasan teroris, penanggulangan teroris, satu-satunya badan yang paling bertanggung jawab ya BNPT,” kata Ponto dalam diskusi daring bertajuk ‘Awas! Sesat Milenial Radikal di Jagat Virtual’, Minggu (4/4/2021).

Menurut Ponto, pembentukan BNPT memang bertujuan untuk menanggulangi teroris.

Sehingga jika masih ada teroris yang gentayangan hingga ‘bobolnya’ Mabes Polri RI harusnya menjadi pertanyaan untuk BNPT, bukan Intelijen.

Meski, lanjut Ponto, memang masalah teroris dapat menjadi tanggung jawab Intelijen jika tidak ada BNPT.

“Jadi, bukan intelijen yang kebobolan, karena sejak lahirnya BNPT semua tanggung jawab itu ada di BNPT,” kata dia.

Kendati demikain, Ponto berujar, bisa saja memberikan informasi-informasi yang Intelijen miliki kepada BNPT.

Akan tetapi, menurut dia, belum tentu informasi dari Intelijen itu akan BNPT gunakan.

Terlebih, kata Ponto, sejak bom Sarinah, ia sudah mengingatkan untuk melihat kinerja BNPT.

Kala itu, Pronto juga menyebut bahwa bom Sarinah adalah kegagalan BNPT dan kini terulang lagi.

Bahkan menurutnya tidak ada pihak yang pernah mengaudit, bagaimana cara kerja BNPT melakukan penindakan masalah teror.

(Mel/Ana)