Profil Sarah Gilbert, Pembuat Vaksin AstraZeneca yang Sedang Ramai Dibicarakan Dunia

Profil Sarah Gilbert, Pembuat Vaksin AstraZeneca yang Sedang Ramai Dibicarakan Dunia

20 Juli 2021 0 By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang peneliti vaksin bernama Profesor Sarah Gilbert menjadi sorotan setelah mendapatkan standing ovation di ajang Wimbledon 2021.

Momen Gilbert dihujani tepuk tangan yang terjadi pada hari pertama turnamen Wimbledon akhir Juni lalu itu beredar luas di media sosial.

Melansir Senin (19/7/2021), Gilbert tampak duduk di barisan penonton di lapangan tengah.

Sarah Gilbert (Sumber: Tempo).

Saat itu, pembawa acara menyebutkan nama sejumlah sosok yang menjadi tamu sebelum laga antara Novak Djokovic melawan Jack Draper.

Pembawa acara menyebut nama Gilbert sebagai “pemimpin yang telah mengembangkan vaksin anti-COVID”.

Sontak satu persatu penonton yang hadir pun mulai berdiri sambil memberikan tepuk tangan yang sangat meriah untuk Gilbert.

Berdasarkan informasi dari Shethepeople, Gilbert sendiri merupakan sosok profesor vaksinologi di Oxford University.

Wanita yang lahir di Northamptonshire pada April 1962 itu merupakan sosok di balik pengembangan vaksin AstraZeneca-Oxford University.

Gilbert memperoleh gelar sarjana ilmu biologi dari University of East Anglia kemudian menempuh pendidikan doktoral dalam bidang genetika dan biokimia di University of Hull.

Pada tahun 2004, Gilbert mulai menekuni vaksinologi di Oxford dengan menjadi profesor di Jenner Institute.

Kemudian Gilbert mengembangkan dan menguji vaksin flu universal pada tahun 2011.

Sarah Gilbert (Sumber: The Times).

Tak hanya itu, Gilbert juga tercatat sebagai pemimpin uji klinis pertama vaksin Ebola pada tahun 2014, lalu MERS (Middle East Respiratory Syndrome).

Pada tahun 2020 lalu, vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Gilbert dan rekan-rekannya disetujui oleh Inggris.

Gilbert mendapat ide untuk mengembangkan vaksin tersebut setelah China mempublikasikan kode genetik virus.

(Leo/Rah).