Syarat dan Cara Dapat Subsidi Motor-Mobil Listrik serta 5 Mereknya, Lihat!

Syarat dan Cara Dapat Subsidi Motor-Mobil Listrik serta 5 Mereknya, Lihat!

7 Maret 2023 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Pemerintah akan memberikan subsidi kendaraan listrik mulai 20 Maret 2023.

Hal itu disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (6/3/2023) malam.

“Ini akan berlaku efektif pada 20 Maret ini. Semua saya pikir sudah sampai titik final,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Subsidi ini hanya akan diberikan kepada merek kendaraan listrik yang sesuai dengan persyaratan, salah satunya tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Untuk motor listrik besaran subsidinya sebesar Rp 7 juta per unit untuk satu orang penerima.

Adapun subsidi ini akan diberikan melalui dua program, yakni untuk motor listrik baru dan motor konvensional yang dikonversi menjadi berbasis listrik.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufiek Bawazier menjelaskan bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan subsidi tersebut.

Pihaknya mengusulkan agar penerima subsidi bukan masyarakat menengah ke atas.

Artinya, subsidi motor listrik ini hanya untuk masyarakat yang membutuhkan sepeda motor namun memiliki budget terbatas.

Sementara itu, untuk subsidi motor konvensional yang dikonversi menjadi berbasis listrik, ada tiga syarat bagi penerimanya.

3 Persyaratan Dapat Subsidi Kendaraan Listrik

Sekretaris Jenderal ESDM Rida Mulyana menjelaskan terkait tiga persyaratan tersebut.

Pertama, cubicle centimeter (CC) motor yang bisa dikonversi dan mendapatkan subsidi adalah motor ber-cc 110 sampai 150 CC.

Rida mengatakan untuk ukuran motor motor gede atau moge, tidak bisa mendapatkan subsidi konversi motor listrik.

Selain itu, hanya motor yang masih layak jalan dan tidak mogok yang bisa dikonversi menjadi berbasis listrik.

Kedua, pemerintah hanya memberikan satu unit motor untuk mendapatkan subsidi konversi motor listrik ini.

Oleh karena itu, nama pemilik di STNK dan KTP harus sama.

Kemudian BPKB dan STNK juga harus aktif.

Jadi, jika ada yang memiliki dua motor tetap akan menerima satu unit saja agar orang lain juga ikut kebagian.

Syarat ketiga, konversi motor listrik harus dilakukan di bengkel yang bersertifikat dan sudah tercatat oleh pemerintah.

Adapun, masyarakat yang ingin mendapatkan subsidi kendaraan listrik harus melakukan beberapa prosedur.

Cara Mendapatkan Subsidi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah menjelaskan cara mendapatkan subsidi kendaraan listrik.

Pertama, datang ke dealership yang menjual kendaraan listrik subsidi.

Lalu dealership akan melakukan pemeriksaan data calon pembeli dan menginput berkas untuk klaim bantuan.

Agus menjelaskan dealership akan mengecek NIK dan KTP pembeli untuk memeriksa apakah termasuk dalam kategori penerima bantuan atau tidak.

Jika dalam sistem pembeli tersebut berhak mendapatkan bantuan, maka dia akan langsung menerima insentif berupa potongan harga.

Selanjutnya, dealership akan mengajukan klaim insentif ke Bank Himbara.

Lalu Bank Himbara melakukan pengecekan dan jika sudah selesai Bank Himbara akan membayar penggantian klaim insentif bantuan kepada produsen.

Lebih lanjut, Agus Gumiwang juga menjelaskan ada lima merek motor dan mobil listrik yang mendapatkan insentif.

Agus mengatakan mobil listrik yang mendapat insentif yakni merek Hyundai dan Wuling.

Sedangkan untuk motor listrik yang menerima insentif yakni merek Gesits, Volta, dan Selis.

Agus menyebutkan pihaknya mengusulkan jumlah motor listrik yang akan menerima subsidi pada tahun 2023 ini sebanyak 200 ribu unit.

Sedangkan untuk mobil listrik, pihaknya mengusulkan sebanyak 35.900 unit merek Hyundai dan Wuling mendapat subsidi.

Yuk! baca artikel menarik lainnya dari NESIATIMES.COM di GOOGLE NEWS

Baca Juga:

(Efr/Ita).