Fakta Mengejutkan Anggota TNI di Gorontalo Diduga Dianiaya, Terbongkar

Fakta Mengejutkan Anggota TNI di Gorontalo Diduga Dianiaya, Terbongkar

6 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Anggota TNI yang bertugas di Batalyon Infanteri Raider 715/Motuliato Gorontalo, Prada Candra Gerson Kumaralo meninggal dunia.

Sang kakak, Jessica Tervir Kumaralo menduga adiknya itu meninggal dunia dalam kondisi yang tidak wajar.

Dia pun lantas membuat surat terbuka yang akhirnya viral di media sosial untuk mencari jawaban terkait penyebab kematian adiknya.

Melansir dari iNews pada Sabtu (4/9/2021), berikut fakta-fakta terkait kasus tersebut:

Berawal dari surat terbuka

Kasus kematian Prada Candra menjadi sorotan publik setelah pihak keluarga menyampaikan surat terbuka yang akhirnya viral.

Dalam surat terbuka tersebut, Jessica mengatakan bahwa Prada Candra baru saja mulai bertugas di Yonif Raider 715 Gorontalo pada 2 April 2021.

Dia mengaku selama adiknya bertugas di sana, pihak keluarga hanya bisa berkomunikasi melalui ponsel.

“Terakhir keluarga berkomunikasi tanggal 11 Juli 2021 kondisinya dalam keadaan baik,” tulisnya.

Keluarga menerima kabar duka secara mendadak

Pada tanggal 18 Juli 2021 malam, sang ayah menerima kabar bahwa Prada Candra jatuh sakit dari salah satu pelatih melalui sambungan telepon.

Jessica menuturkan saat itu ayah dan ibunya berniat pergi ke Gorontalo keesokan harinya dan meminta tolong untuk menjaga Prada Candra terlebih dahulu.

“Tapi nyatanya pada esok harinya, tanggal 19 Juli 2021 sebelum ayah/ibu saya berangkat ke Gorontalo mereka menelepon dan mengabarkan adik kami sudah meninggal,” ujarnya.

Jessica pun bertanya-tanya, jika adiknya memang sakit parah mengapa tidak dibawa ke rumah sakit karena dia meninggal di ruang kesehatan.

Kondisi jenazah lebam

Warga Desa Temboan, Langowan Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara itu mengaku terkejut melihat kondisi jenazah adiknya.

Jessica mengatakan pihak keluarga merasa hancur melihat keadaan Prada Candra dari foto yang dikirimkan kepada orang tuanya.

“Kalau adik kami meninggal karena sakit kenapa matanya biru, mulutnya, tangannya seperti menahan kesakitan,” ungkapnya.

Pihak keluarga pun, lanjutnya, dengan berat hati memutuskan untuk melakukan autopsi pada tanggal 20 Juli 2021.

Jessica menyatakan pihak keluarga akan menerima hasil autopsi saat sidang, namun tak kunjung mendapatkan penjelasan..

Penjelasan Kapendam Merdeka

Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Jhonson M Sitorus akhirnya angkat bicara setelah kasus Prada Candra tersebut viral di media sosial.

Dia mengaku pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu dan akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut secepatnya.

6 oknum anggota TNI ditahan

Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan enam oknum TNI yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut telah ditahan.

Menurutnya, keenam oknum tersebut telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Tim Penyidik Polisi Militer Kodam XIII/Merdeka.

Sehingga, lanjutnya, berkas perkara seluruh tersangka telah dilimpahkan ke Oditur Militer IV-18 Manado sejak 23 Agustus 2021.

Tatang menegaskan pihak TNI AD akan terus mengawal proses hukum tersebut sampai tuntas sesuai arahan dari KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

(Mel/Nov).