Ustaz di Samarinda Mendadak Dihantam Pakai Balok Kayu Hingga Tewas, Pelakunya Tak Disangka!

Ustaz di Samarinda Mendadak Dihantam Pakai Balok Kayu Hingga Tewas, Pelakunya Tak Disangka!

24 Februari 2022 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Dua orang santri menganiaya seorang ustaz di Pondok Pesantren IT Madinah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kedua santri tersebut menganiaya ustaz di Ponpes IT Madinah dengan menggunakan balok kayu.

Hal ini terungkap melalui kesaksian seorang warga bernama Samsudin.

Samsudin mengaku kala itu dirinya baru selesai menjalankan sholat subuh.

Ketika sedang berdzikir, ia mendengar suara gebukan yang besar.

Kemudian, Samsudin memutuskan untuk menghentikan dzikir dan keluar memeriksa.

Samsudin mengaku sangat terkejut karena melihat aksi mengejutkan kedua santri tersebut.

Kala itu, Samsudin melihat kedua remaja tersebut tengah memukuli seorang pria menggunakan balok kayu.

Kedua pelaku langsung kabur ke arah bukit setelah Samsudin menyaksikan aksi mengerikan remaja tersebut.

Saat Samsudin datang ke TKP, korban sudah terluka dan bersimbah darah.

“Korban ini sudah bersimbah darah,” bebernya, seperti dilansir Kamis (24/2/2022).

Suara gebukan keras ini rupanya tak hanya menarik kecurigaan Samsudin.

Warga lainnya yang tinggal di samping Pondok Pesantren IT Madinah (Kampus Putra) di Jalan Assadah, Gang 4, RT 18 Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Samarinda Utara pun turut  mengakhiri dzikir dan berlari keluar rumah.

Warga lainnya yakni Bilqis (29), penghuni rumah tepat di depan lokasi kejadian juga memberikan kesaksian terkait kasus mengerikan ini.

Ia menerangkan kejadian tersebut terjadi ketika sedang berdzikir.

Tiba-tiba, ia mendengar suara gebukan keras dan teriakan kesakitan suara laki-laki.

Bertepatan dengan waktu ia membuka pintu, ia bersama Samsudin mendapati tubuh guru Pondok Pesantren tersebut sudah terkulai lemah.

Bilqis mengatakan saat itu korban masih mengenakan baju koko dan sarung.

Ia menduga bahwa korban juga baru selesai menunaikan ibadah sholat subuh.

Melalui kesaksian Bilqis, saat ditemukan, korban masih bernapas dengan 1 kayu pada kakinya.

“Pas kita dekati masih nafas,” terang Bilqis.

Korban Tewas

Korban dari penganiayaan tersebut merupakan Eko (43). 

Ia merupakan Ustaz dan guru di pesantren ini IT Madina.

Warga mengaku tidak berani menyentuh korban ataupun barang bukti.

Oleh karena itu, beberapa saksi di lokasi kejadian langsung menghubungi pondok pesantren tempat korban mengajar.

Kemudian, pihak Ponpes IT Madinah langsung menghubungi ambulance yang kemudian membawa tubuh malang korban ke RSUD AW Syahranie, Kota Samarinda.

Namun, Ustaz Eko dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama satu jam di rumah sakit.

(Ven/Hnm)