Lebih Berbahaya dan Mematikan, Varian COVID Ini Disebut Akan Ada di 2022

Lebih Berbahaya dan Mematikan, Varian COVID Ini Disebut Akan Ada di 2022

1 September 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang ilmuwan di Zurich, Swiss menyebut akan ada varian virus baru dari Covid-19 pada 2022 mendatang.

Jika saat ini varian Delta menjadi varian yang paling menular, Profesor Imunologi, Sai Reddy memperkirakan varian virus pada 2022 akan lebih mematikan.

Virus Covid-22 itu akan lebih mendominasi dan menurut laporan The Sun, varian ini tidak memiliki ‘mutasi pelarian’ atau fitur genetik yang membantunya menghindari sistem kekebalan.

Salah satu contoh varian yang bisa lolos dari sistem kekebalan adalah varian Beta.

Varian ini dapat membuat vaksin menjadi kurang efektif dan mungkin butuh perubahan agar bisa melindungi populasi.

Lebih lanjut, Prof Reddy menyebut varian Covid-22 ini merupakan gabungan dari varian Delta, Beta, dan Gamma membentuk strain baru.

“Covid-22 bisa lebih buruk dari apa yang kita lihat sekarang. Jika varian seperti itu muncul, kita harus mengenalinya sedini mungkin dan produsen vaksin harus mengadaptasi vaksin dengan cepat,” kata Prof Reddy dikutip dari The Sun, Selasa (24/8/2021).

Prof Reddy juga menyebut kombinasi dari faktor-faktor ini yaitu mematikan, menular, atau menghindari kekebalan, bisa menjadi masalah dalam waktu dekat.

Meskipun varian Covid-19 akan terus muncul di masa depan akibat dari evolusi virus, namun tidak ada prediksi secara signifikan terkait hal ini.

Sementara itu, salah satu kelompok ilmuwan yang merupakan penasihat pemerintahan Inggris, Sage menyebut vaksin tidak memberikan kekebalan sterilisasi secara mutlak.

Pasalnya, dalam sebuah makalah yang terbit pada 30 Juli lalu, tim peneliti mengatakan Covid-19 mungkin akan menjadi lebih mematikan.

Hal itu mungkin saja terjadi, lantaran virus masih menyebar sangat tinggi secara global.

Makalah itu juga menekankan pentingya untuk memberikan vaksin booster karena kekebalan akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Dengan vaksin booster setiap orang akan memiliki perlindungan maksimum.

(Mel/Mel)