Viral! Pasien Corona Ini Menghilang 3 Hari, Ternyata Berobat di Rumah Dukun

Viral! Pasien Corona Ini Menghilang 3 Hari, Ternyata Berobat di Rumah Dukun

14 Mei 2020 Off By MAX ALVIAN

NESIATIMES.COM РTim Gugus Tugas melakukan penjemputan seorang Ibu positif virus corona atau COVID-19 di rumah seorang dukun di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ibu berinisial E (42) asal Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol ini memilih berobat ke dukun, karena menolak menjalani pengobatan di rumah sakit. Padahal, dia sudah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Berdasarkan informasi dari Tim Gugus Tugas, pasien mengalami gejala virus corona seperti sesak napas dan demam, kemudian diperiksa dengan rapid test dan hasilnya reaktif. Ia juga dibawa ke lab untuk dilakukan pemeriksaan swab menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) di rumah sakit itu.

Memaksa Pulang

Namun pasien memilih pulang ke rumahnya di Jonggol, sambil menunggu hasil swab keluar.

“Dia memaksa pulang karena suami dan ketemu sama anaknya juga,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Puskesmas Sukamakmur Teguh Yudiana, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/5/2020).

Jelang beberapa hari kemudian, hasil swab menyatakan pasien tersebut positif virus corona. Petugas kesehatan lantas meminta pasien tersebut untuk segera diisolasi di RSUD Cileungsi. Namun pihak keluarga menolak.

“Pihak RS dan puskesmas koordinasi untuk jemput lagi pasien ini. Ditelepon juga sudah, tapi dia menolak untuk dirawat atau isolasi kembali,” ucap Teguh.

Sempat Menghilang Selama 3 Hari

Namun saat didatangi petugas, ibu tersebut dan keluarganya sudah tidak ada di kediamannya di Kecamatan Jonggol.

“Jumat sore sudah tidak ada di rumahnya saat mau dijemput. Akhirnya kita cari mulai Jumat sore sampai Minggu itu enggak ketemu, kan bahaya dia positif,” kata Teguh.

Ternyata Berobat di Rumah Dukun

Setelah dilacak, tim mendapat informasi bahwa pasien tersebut sedang mencari dukun untuk berobat. Pihak rumah sakit sempat dibuat pusing karena selama tiga hari pencarian, pasien tersebut tak kunjung ditemukan.

“Nah pas hari Senin itu jam 12.00 dapat kabar bahwa pasien ini berobat ke dukun. Memang di Sukamakmur ada dukun yang tenar bisa mengobati segala macam penyakit katanya. Kecurigaan kita benar, ternyata pasien ada di sana setelah kita cek nama dia,” kata Teguh.

Tim akhirnya berhasil menemukan pasien yang sedang bersama suami dan anaknya di rumah seorang dukun. Sebanyak delapan petugas medis mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) langsung menjemput pasien di rumah dukun tersebut. Pasien bersama suami dan anaknya kemudian dibawa dengan menggunakan mobil ambulans ke RSUD Cileungsi.