Begini Cara Penularan Virus Marburg yang Disebut Sangat Mematikan

Begini Cara Penularan Virus Marburg yang Disebut Sangat Mematikan

13 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Sebuah virus bernama Virus Marburg menjadi perbincangan publik baru-baru ini karena disebut sangat menular.

Melansir dari situs WHO pada Jumat (13/8/2021), Virus Marburg terdeteksi pertama kali pada 1967 setelah wabah simultan di Marburg dan Frankfurt di Jerman, serta Beogad, Serbia.

Pada tahun 2008, ada dua laporan kasus independen pada pelancong yang mengunjungi gua yang dihuni koloni kelelawar Rousettus di Uganda.

Awalnya, infeksi MVD pada manusia terjadi akibat adanya kontak dengan gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.

Selanjutnya, virus tersebut menular dari manusia ke manusia melalui kontak langsung seperti kulit yang rusak atau selaput lendir dengan darah.

Kemudian sekresi, organ atau cairan tubuh lainnya dari orang yang terinfeksi, dan dengan permukaan dan bahan seperti tempat tidur atau pakaian yang terkontaminasi.

Selain itu, petugas kesehatan juga sering terinfeksi saat merawat pasien karena melakukan kontak dekat tanpa tindakan pencegahan infeksi yang ketat.

Lalu penularan melalui peralatan injeksi yang terkontaminasi atau luka tusukan jarum yang dikaitkan dengan penyakit yang lebih parah, kerusakan cepat, serta tingkat kematian tinggi.

Bahkan, transmisi Marburg juga bisa terjadi dalam upacara pemakaman yang melibatkan kontak langsung dengan tubuh jenazah.

Hal tersebut, karena orang akan tetap menular selama darah mereka mengandung virus.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Virus Marburg mempunyai rasio fatalitas atau kematian yang tinggi yakni mencapai 88 persen.

Namun kondisi tersebut bisa menjadi lebih rendah dengan perawatan pasien yang baik.

(Mel/Nov).