Waduh! 200 Orang Lebih Diduga Simpatisan Habib Rizieq Ditangkap Polisi

Waduh! 200 Orang Lebih Diduga Simpatisan Habib Rizieq Ditangkap Polisi

24 Juni 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Kepolisian mengamankan ratusan simpatisan Habib Rizieq Shihab yang hendak mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Mereka datang dengan tujuan untuk mengawal sidang vonis Habib Rizieq atas perkara tes swab Rumah Sakit Ummi Bogor.

Kapolsek Cakung, Komisaris Polisi Satria Darma menuturkan pihaknya mengamankan sekitar 200 orang lebih ke Markas Polres Metro Jakarta Timur.

Petugas berhasil mengamankan mereka sebelum sampai ke pengadilan guna menghindari hal buruk.

“Betul (simpatisan HRS ditangkap). Ada 200 orang lebih dibawa ke Polres Jaktim,” ujar Satria, Kamis (24/6/2021).

Bersama dengan penangkapan itu, kata Satria, petugas menemukan adanya senjata tajam (sajam) jenis pisau dari simpatisan. 

Polisi saat ini terus melakukan penjagaan untuk mengawal jalannya sidang putusan itu.

Lebih lanjut, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo menyebut adanya penutupan beberapa ruas jalan menuju ke kawasan PN Jaktim.

Namun Sambodo tidak merinci ruas jalan mana saja yang ia maksud.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Rizieq enam tahun penjara dalam perkara tersebut, mengacu Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Beleid itu mengatur tentang pemberitahuan bohong, dengan hukuman maksimalnya mencapai 10 tahun.

Jaksa menilai Habib Rizieq telah melakukan pemberitahuan bohong usai menyatakan kondisinya sehat.

Padahal, saat mendapatkan perawatan di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu, ia terkonfirmasi Covid-19.

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga terjerat Pasal 14 Ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang menerbitkan keonaran, juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selanjutnya, Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Terakhir Pasal 216 Ayat (1) KUHP, jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(Leo/Leo)