Ahmad Solihin, Warga di Cianjur yang Lumpuh usai Divaksin COVID-19 Dosis Kedua

Ahmad Solihin, Warga di Cianjur yang Lumpuh usai Divaksin COVID-19 Dosis Kedua

26 Agustus 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM – Seorang warga di Cianjur, Jawa Barat bernama Ahmad Solihin (37) mengalami kelumpuhan dan stroke pasca menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.

Warga Kampung Cipaten, Sukaratu, Bojongpicung itu menjalani vaksinasi di Puskesmas Bojongpicung.

Ahmad menjelaskan, usai menerima vaksin dosis pertama, dirinya tidak mengalami gejala apapun selain pegal di bagian tangan.

Kemudian, sehari setelah menerima vaksin dosis kedua pada 8 Juli 2021, Ahmad merasa pusing dan mual.

“Saat itu saya muntah-muntah, bahkan saya hampir pingsan karena tidak kuat pusingnya,” katanya, Senin (23/8/2021), seperti dikutip dari detiknews.

Selain itu, lanjut Ahmad, muncul juga ruam atau bintik merah layaknya alergi di sekujur tubuhnya bahkan hingga bagian kepala.

Setelah itu dia memutuskan datang ke puskesmas, lalu dia ditangani dan diberi obat serta diminta beristirahat di rumah.

Kemudian pada hari ketiga setelah vaksin, kaki bagian kanan Ahmad tiba-tiba tidak bisa bergerak dan langsung mengira mengalami kelumpuhan.

Dia pun lantas kembali ke puskesmas lalu dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Ahmad menjelaskan bahwa berdasarkan hasil diagnosa dokter, dia mengalami stroke ringan.

“Katanya stroke ringan, ada penyumbatan aliran darah, tapi tidak tahu apakah ini efek vaksin atau kenapa, tidak dijelaskan,” terang dia.

Ahmad mengaku bingung karena merasa tidak punya riwayat penyakit tersebut dan mengalaminya setelah menerima vaksin dosis kedua.

Setelah lima hari menjalani perawatan di RSUD, Ahmad pun diperbolehkan pulang dan menjalani perawatan di rumah.

Ahmad menuturkan sudah lebih dari sebulan namun kondisinya kini masih belum juga membaik.

Dia mengaku tidak bisa berjalan dan harus melakukan semua aktivitasnya di atas tempat tidur.

Tak hanya lumpuh, Ahmad juga menyebut ada benjolan sebesar bola kasti yang muncul di bagian kanan ketiaknya setelah dirawat.

Karena kejadian tersebut, Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku telah memberi instruksi kepada Dinas Kesehatan.

Dia meminta Dinas Kesehatan melakukan pengecekan terkait kondisi terkini bapak dua anak yang mengalami sakit pasca vaksinasi tersebut.

(Leo/Rah).