Zakiah Aini Serang Mabes Polri, Ayah: Pasti Ada yang Mengajak

Zakiah Aini Serang Mabes Polri, Ayah: Pasti Ada yang Mengajak

2 April 2021 Off By Redaksi

NESIATIMES.COM — Aksi penyerang di Mabes Polri Jakarta Selatan, pada Rabu (31/3/2021) oleh Zakiah Aini membuat kedua orangtuanya terpukul.

Tetangga ZA, Tiuria Gultom (56) menjelaskan saat tersiar kabar meninggalnya Zakiah, para tetangga bertakziah ke rumah pelaku yang terletak di Gang Taqwa, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Kala itu, Tiuria mengaku sempat bertemu dengan kedua orang tua Zakiah dan terlihat wajah ayahnya M Ali dan ibunya Sutini begitu terpukul.

“Kepada kami tetangganya mereka mengaku sangat kaget dan terpukul. Mereka tidak menyangka anaknya bisa melakukan tindakan seperti itu,” ujar Tiuria sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.

Kepada Tiuria, ayah Zakiah, M Ali mengatakan anaknya berperilaku seperti biasa-biasa saja sebelum kejadian.

Memang, selama ini para tetangga dan keluarga mengenal Zakiah sebagai anak yang pendiam dan tidak banyak tingkah.

Tak mencium gerak-gerik aneh dari Zakiah, kedua orang tuanya baru menyadari anaknya terpapar paham radikalis.

Mereka mengetahui prilaku Zakiah usai memeriksa instagram putri bungsunya itu setelah kejadian penyerangan di Mabes Polri.

Bahkan keduanya mengaku tidak mengetahui kepemilikan kartu keanggotaan klub menembak yang Zakiah unggah di akun instagramnya.

Selama ini, Zakiah tidak pernah bercerita bahwa ia sempat mengikuti kelas menembak di sebuah klub.

Lanjut Tiuria, kepada tetangga, ayah ZA meyakini ada pihak yang mengajak anaknya hingga nekat menyerang Mabes Polri.

“Kata ayahnya pasti ada yang mengajak aksi ke Mabes Polri itu. Tidak mungkin tidak ada yang mengajak,” ujar Tiuria mengenang apa yang M Ali sampaikan.

Para tetangga percaya bahwa paham radikal yang Zakiah anut itu tidak berasal dari lingkungan keluarga ataupun tempat tinggalnya.

Pasalnya, Turia menjelaskan, selama ini keluarga Zakiah terlihat normal sama seperti keluarga pada umumnya.

Sutini, ibu kandung dari Zakiah, aktif mengikuti kegiatan arisan, pengajian, dan kerap bersosialisasi dengan tetangga.

Sama halnya dengan ayah Zakiah, M Ali juga rutin berkumpul dengan tetangga dan mengikuti kegiatan yang digelar RT dan RW.

(Mel/Leo)